Medan, (Analisa)

Masyarakat suku Karo di Medan
yang terdaftar sebagai pemilih pada pilkada tahun ini, diminta kompak
dan bersatu dalam menjatuhkan pilihan kepada pasangan calon WaliKota
Medan. 


”Masyarakat Karo harus bisa lebih banyak berperan dalam pembangunan
Kota Medan. Pilkada kali ini adalah momentum untuk menuju ke arah
sana,” kata Nurhayati Sembiring, dosen USU kepada wartawan di Medan
Rabu (6/5).

Menurut
Nurhayati, keberadaan Kota Medan tidak bisa dilepaskan dari suku Karo.
Merujuk sejarah, Kota Medan dibuka oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi
419 tahun yang lalu atau 1 Juli 1590 dan setiap 1 Juli-lah HUT Kota
Medan diperingati.

Tapi, sejak Kota Medan ada hingga hari ini,
jangankan walikota atau wakil walikota, sekda pun belum pernah dijabat
orang Karo. ”Sekarang, kesempatan untuk menunjukkan peran itu sangat
terbuka, sebab salah satu putri terbaik Karo maju menjadi calon wakil
walikota Medan,” ujarnya lagi.

Karena itu, masyarakat Karo
diminta untuk kompak dan bersatu dan jangan terjebak atau sampai
tertipu dengan memilih calon walikota-wakil walikota yang hanya
bermodal penabalan marga Karo. Sebab, nantinya mereka tidak akan
memiliki tanggung jawab moral untuk menolong atau meningkatkan
keberadaan warga Karo ke depan. Makanya, harus ada semangat bersama
untuk mendukung dan memilih putri terbaik Karo yang akan bertarung di
Pilkada Medan 2010.

Hal ini sejalan dengan survei yang dilakukan
Lembaga Riset dan Pelatihan Masyarakat (LRPM) akhir April kemarin
tentang Perilaku Suku-suku Utama di Kota Medan dalam Menyikapi Pilkada
Medan. 

Dari survei itu terungkap sebagian besar pemilih
bersuku Karo terpecah ke tiga pasangan, yakni Sigit Pramono
Asri-Nurlisa Ginting 29,2 persen, Maulana Pohan-Arif 20,8 persen,
Sofyan Tan-Nelly 16,7 persen dan selebihnya menyebar di calon-calon
lain. Dari tiga pasangan yang mendapat suara terbanyak itu hanya
Nurlisa Ginting yang asli Karo. 

Alucyana, S.Psi, peneliti LRPM
menyimpulkan suku Karo masih berpotensi untuk kompak dan bersatu jika
mereka tahu bahwa salah satu putri terbaik mereka maju sebagai calon
pemimpin di Kota Medan, apalagi calon tersebut berpeluang besar untuk
menang di Pilkada. ”Jadi, masyarakat Karo harus memanfaatkan kesempatan
ini,” pungkasnya. (sug)

Sumber: 
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=54179:karo-harus-kompak-di-pilkada-medan&catid=31:umum&Itemid=30

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke