Berastagi,   (Analisa)                 Indonesia saat ini  masih tertinggal  
dengan negara 
tetangga di  ASEAN dalam pendidikan. Hal  ini ditandai  dengan 
perbandingan persentase  mahasiswa. Di Indonesia  25 persen anak  usia 
kuliah berada di kampus untuk  belajar. Sedang  Malaysia sudah  mencapai
 36 persen dan Singapura mencapai 70   persen.Demikian Kopertis  Wilayah
 I Prof Dr Zainuddin dalam Pembukaan  Pelatihan  Peningkatan  Kemampuan 
Tenaga Pembimbing Kemahasiswaan  Perguruan Tinggi Swasta   
Aceh-Sumatera, di Hotel Internasional Sibayak  Berastagi, Selasa (25/5).

                  Zainuddin  menyampaikan, saat ini 
kurang lebih ada  3.016  perguruan tinggi di  Indonesia dan hanya 150 
PTN dan selebihnya  adalah swasta.                    "Jadi di sini ada peran 
besar  untuk  menghasilkan 
jumlah sarjana  yang siap bekerja. Tetapi dalam  kenyataan  di lapangan 
hanya 40 persen yang siap  pakai dan selebihnya 60  persen  tidak siap 
bekerja," katanya.                 Hal  ini  
karena mahasiswa tidak melakukan learning continue  (belajar   
terus-menerus) serta tidak memiliki sikap kreativitas dan gigih setelah 
   meraih gelar dan ijazah.                  "Kita
  harus berbenah  dari sekarang dengan membuat program yang  
terintegrasi  dengan hal itu  lewat kegiatan kemahasiswaan. Saya 
mengharapkan  seluruh  peserta mulai  dari pembantu rektor, pembantu 
direktur dan bidang   kemahasiswaan dapat  bekerja sekaligus membuat 
program di kampus  masing-masing  agar kualitas  lulusan semakin 
meningkat dan mempunyai  jiwa kewirausahaan yang  tinggi  ditambah 
karakter budi pekerti yang  tinggi juga, tambah Dr.Zainuddin.       
           Menurut  Kabag Tata Usaha Kopertis I 
Drs.Syaiful  Bahri MAP,  pelatihan ini  diikuti seluruh PTS yang ada di 
Provinsi NAD  dan Sumatera Utara,  diisi  dengan materi yang dibawakan 
pembicara dari  Kopertis Wilayah I.                  Dengan tujuan menjalin  
komunikasi antara  PTS dan 
Kopertis,  kemudian setiap kampus aktif  mengirimkan kegiatan  
kemahasiswaan. Tak ketinggalan  pelatihan ini  sebagai sarana  
penyampaian informasi kepada pimpinan atau yayasan  PTS  sehingga mereka
  mempunyai konsep pengembangan kegitan di bidang   kemahasiswaan itu. (ps)
sumber: 
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=56251:hanya-40-persen-sarjana-siap-pakai&catid=51:umum&Itemid=31

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke