Sidikalang, (Analisa) Untuk menjangkau beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara masih terkendala masalah infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan sebagai penghubung. Seperti jalan provinsi yang menghubungkan Karo-Dairi masih banyak yang rusak. Namun demikian, dalam kunjungan kerja ke daerah pemilihan (Dapil X Karo, Dairi dan Pakpak Bharat) Anggota DPRD Sumut Richard Eddy Lingga melihat langsung perbaikan jalan di Merek dan perbatasan Karo-Dairi, Rabu (26/5) lalu.
Menurutnya, selama ini masyarakat banyak yang mengeluh dengan kondisi jalan yang menghubungkan Kabupaten Karo dengan kabupaten Dairi. "Kita semua tahu bahwa perkembangan sebuah kawasan akan dipengaruhi oleh keberadaan infrastrukturnya. Mulai dari sarana jalan dan jembatan, sarana transportasi serta sarana lainnya yang ikut mempengaruhi perkembangan sebuah kota atau kawasan," paparnya. Keberadaan jalan sebagai sarana untuk lalu-lalang kendaraan dan kendaraan lainnya menjadi salah satu urat nadi perkembangan sebuah kota. Tanpa jalan, hasil-hasil bumi dari desa akan sulit diangkut ke kota. Perputaran uang akan melambat jika jalan di sebuah daerah masih sangat jelek. Lihat saja kota-kota kecil di Sumatera Utara yang telah berkembang dengan pesat. Salah satu indikatornya adalah ketersediaan infrastruktur jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan desa lainnya terutama ibukota kecamatan. Jika desa atau kota tersebut sulit dijangkau karena jeleknya jalan akan sangat mempengaruhi perkembangan kota tersebut di kemudian hari. Masalah yang kemudian muncul adalah, ketika jalan sudah diperbaiki, persoalan baru muncul dimana kendaraan atau truk dengan tonase melebihi ketentuan melintasi jalan yang baru diperbaiki. Akibatnya, jalan akan cepat rusak. Perbaikan jalan penghubung Karo-Dairi, kata Richard harus benar-benar dijalankan sesuai dengan tender. Temuan di lapangan ada beberapa kawasan jalan yang masih sempit dan cutting-annya tidak sesuai. Jalan yang diperbaiki masih tetap sempit dan tidak ada perubahan yang berarti. "Perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan menjadi salah satu hal terpenting dalam menunjang peningkatan perekonomian sebuah daerah. Hanya saja, ketegasan pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan yang menangani jembatan timbang harus tegas dalam melarang kendaraan yang melebihi tonase untuk melintas," tandasnya. Berdasarkan pantauan kita di lapangan, kata Richard, selama ini ada beberapa jenis truk dan trinton serta mobil tanki pengangkut CPO dari luar Sumatera Utara melintasi jalan negara Dairi-Karo serta kabupaten kota lainnya dengan kapasitas angkut yang sangat berat. "Himbauan kita, pemerintah harus tegas dalam menertibkan truk-truk dengan tonase lebih, karena akan lebih cepat merusak jalan," tandasnya. (jam) Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=56676:jalan-lintas-karo-dairi-mulai-diperbaiki&catid=51:umum&Itemid=31 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
