Dear Hiram,Saya merasa terpanggil untuk ikut nimbrung tentang badai matahari, 
meskipun sebenarnya saya bukan ahli matahari.Bahwa tahun 2013 matahari kembali 
akan mencapai puncak aktivitasnya yang rutin terjadi setiap 11 tahun memang 
benar. Tetapi kebanyakan perhitungan menunjukkan bahwa aktivitas puncak pada 
2013 tidak setinggi puncak beberapa aktivitas yang lalu.Semakin tinggi 
aktivitas matahari semakin besar kemungkinan terjadinya flare, meskipun flare 
besar tidak mesti terjadi di puncak aktivitas itu.Flare bisa berpengaruh pada 
kehidupan di Bumi? Ya! Misalnya pada terjadinya Aurora di sekitar kutub2 magnet 
Bumi, gangguan telekomunikasi, tahun 1989 pernah terjadi listrik padam di 
daerah Quebec, Kanada karena flare ini, dan masih banyak lagi gangguan yang 
bisa terjadi.Tapi bagi kita masyarakat awam tidak ada alasan untuk khawatir 
berlebihan. Kalau bencana besar akan terjadi karena puncak aktivitas matahari 
ini, mestinya 11 tahun yang lalu, 22 tahun yll ada bencana besar juga dong. 
Tapi tidak ada bencana besar yang skalanya setara dengan gempa2 besar misalnya, 
setara tsunami di Aceh misalnya, tidak ada bukan?Mengapa? Karena Bumi sudah 
mempunyai tameng alami, yaitu medan magnet Bumi.Badai Matahari berisi partikel 
bermuatan berkecepatan tinggi dari Matahari akan dibelokkan oleh medan magnet 
sehingga menjauhi Bumi.Paling2 sebagian kecil akan masuk ke Bumi melalui kutub2 
Bumi. Maka bagian permukaan Bumi yang paling besar kemungkinan mendapat dampak 
adalah daerah yang dekat dengan kutub. Bisa kita cermati bahwa dampak besar 
flare matahari terjadi di wilayah2 dengan lintang tinggi. Di daerah 
khatulistiwa kemungkinan gangguan ada, tapi jauh lebih kecil dibanding daerah2 
lintang tinggi.Jadi untuk rakyat awam di Indonesia, sy yakin tidak akan ada 
bencana besar. Bencana besar mungkin bisa terjadi pada perusahaan2 
telekomunikasi yang mengandalkan satelit, pada sistem transaksi perbankan yang 
bergantung pada transaksi elektronik. Kalau satelit di angkasa memang rentan 
dirusak oleh badai Matahari. Tapi itupun bergantung pada pembuat satelit apakah 
memperlengkapi satelitnya pelindung dari serangan partikel bermuatan dari 
Matahari.Dapat dibayangkan kalau satelit komunikasi banyak yang rusak, HP 
banyak yang tidak bekerja, televisi banyak yang terganggu, transaksi perbankan 
banyak yang macet dan lain-lain. Kalau sistem transmisi listrik, yang rentan 
adalah daerah2 lintang tinggi, seperti Kanada, Eropa Utara, Russia, Chili, 
Afrika Selatan dll. Kalau Indonesia, kemungkinan kecil terganggu.Beli sangkar 
Faraday? Saran ini mungkin relevan untuk orang2 Kanada, Russia, Eropa utara, 
tapi bagi orang Indonesia tidak perlu.Simpan uang di bawah bantal? Saya tidak 
tahu seberapa besar kebergantungan sistem IT perbankan kita pada komunikasi 
satelit, jadi tidak bisa komentar. Yang bisa saya sarankan kepada dunia 
perbankan adalah, kalau sistem transaksinya banyak bergantung pada satelit, ada 
baiknya memperkuat sistem transaksi lokal melalui kabel terestrial, sehingga 
kalau satelit rusak, transfer jarak jauh macet, paling tidak, nasabah lokal 
masih bisa menabung dan mengambil uangnya.Miliki generator?Kalau ini, mungkin 
ada baiknya juga, tapi bukan mengantisipasi matinya listrik karena badai 
matahari tapi mengantisipasi putusnya aliran listrik dari PLN yang meskipun 
tidak ada badai, bisa mati juga.Kalau matinya listrik karena Badai Matahari di 
Indonesia kemungkinannya kecil. Di Inggris, Russia, Kanada lebih besar 
probabilitasnya.Jangan berlibur? Ah masa? Berapa lama jangan berliburnya? Masa 
ke Pangandaran saja dari Jakarta berbahaya? Saya kira tidak. Yang mungkin agak 
rentan adalah bepergian dengan pesawat terbang, bukan berarti pesawatnya bisa 
dihantam badai Matahari, tetapi pesawat terbang sangat bergantung pada sistem 
komunikasi dan navigasi. Kalau komunikasi pilot macet, memang pesawat jadi 
rentan kecelakaan.Aurora?Saya tidak pernah mendengar Aurora terlihat dari 
Indonesia. Wilayah paling selatan yang saya tahu pernah ada kenampakan Aurora 
adalah Jepang.Kalau di Indonesia yang masih mungkin adalah peningkatan jumlah 
kejadian petir. Itupun belum tentu.Demikian sedikit komentar saya tentang badai 
Matahari 2013.Salam,Kunjaya
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Unsubscribe: [email protected]
Web Tanah Karo kunjungi http://www.sibayak.org/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/tanahkaro/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/tanahkaro/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke