MEDAN (Berita): Disaat daerah lain, kebanjiran anggaran untuk sektor
pendidikan, sehingga beberapa proyek di antaranya bahkan menuai
masalah. Namun ternyata untuk daerah Tanah Karo untuk APBD 2009 daerah
tersebut sama sekali tak mendapat kucuran anggaran untuk sektor
pendidikan, baik berupa pembangunan fisik maupun bantuan. Kondisi ini
mengundang kekecewaan tim Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Sumatera Utara
Daerah Pemilihan (dapem) X, Karo, Dairi dan Phak-Pak Bharat, saat
melakukan kunker ke daerah terebut. Apalagi pada rapat yang digelar di
kantor bupati Tanah Karo itu para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
maupun staf dari Dinas Pendidikan Sumut tak seorangpun yang hadir.
“Ini kita ketahui saat mengevaluasi
APBD 2009, ternyata tidak sesuai dengan pertanggungjawaban Gubernur
saat Ranperda,” ungkap Richard Eddy M Lingga, SE, Ketua tim Kunker X
menjawab wartawan, kemarin mengomentari hasil kunker timnya baru-baru
ini.
Ketidakhadiran para SKPD maupun staf dari dinas pendidikan Sumut
menurut Richard justru mengundang kecurigaan dewan, yang ternyata
terungkap Dinas Pendidikan Sumut tidak mengalokasikan dana APBD Sumut
tahun anggaran 2009 untuk dana pendidikan di kabupaten tersebut. Dalam
rapat itu juga diketahui bahwa anggaran untuk pembangunan fisik atau
bantuan tak sepeserpun dikucurkan ke daerah itu.
“Sama sekali tidak ada, inikan sudah mengangkangi program Gubsu
yakni agar rakyat tidak bodoh . Padahal pemerintah sudah berjanji akan
mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen dari
APBD termasuk untuk daerah-daerah,” tandas politisi Partai Golkar ini.
Sebagaimana diketahui, paparnya, untuk daerah lain dinas pendidikan
Provsu banyak mengalokasikan dana untuk sektor pendidikan. Bahkan,
sangkinkan banyaknya, beberapa proyek di antaranya justru menuai
masalah, sebagaimana temuan rekan-rekannya sesama wakil rakyat di dapem
masing-masing.
“Jadi sangat tidak fair justru tanah Karo tidak mendapatkan kucuran dana
pendidikan untuk tahun anggaran 2009, “ ujarnya.
Menurut Richard, kondisi ini akan menjadi pelajaran berharga bagi
mereka para wakil rakyat, khususnya untuk daerah pemilihan X, yang
merupakan perwakilan rakyat Tanah Karo, Dairi dan phakpak Bharat,
hingga bisa lebih memperjuangkan alokasi dana tahun 2010 untuk sektor
pendidikan daerah tersebut. “Kondisi seperti ini jangan lagi terulang
untuk APBD 2010, jangan sampai anggaran pendidikan bisa terluput dari
perhatian,” sesalnya.(irm)
Sumber:
http://beritasore.com/2010/07/05/tanah-karo-tidak-kebagian-anggaran-pendidikan/
Salam Mejuah Juah
Karo Cyber Community