Rabu, 14/07/2010 12:40 WIB Rekening Gendut Jenderal Refomasi Polri Dimulai dari Penuntasan Kasus Rekening Indra Subagja – detikNews Jakarta - Polri akan mengumumkan kasus rekening tak wajar milik jenderal pada Jumat (16/7). Banyak harapan muncul bahwa Polri akan benar-benar menuntaskan persoalan ini. Momen itu akan menjadi titik tolak reformasi di kepolisian.
"Jelas pengungkapan kasus rekening itu menjadi tolok ukur untuk reformasi Polri," kata anggota Kompolnas Adnan Pandu Praja saat dihubungi detikcom, Rabu (14/7/2010). Dia menjelaskan, isu rekening para jenderal ini sejak beberapa tahun lalu menjadi momok bagi kepolisian. Karena itu, hendaknya waktu yang tepat ini jangan sampai disia-siakan Polri untuk mengungkapkan semuanya. "Untuk Kapolri yang akan datang pun, soal rekening ini tidak akan menjadi beban, tidak ada lagi pekerjaan rumah. Reformasi di kepolisian pun akan berjalan lebih baik," terangnya. Adnan menjelaskan, analisa rekening ini tentu akan dikembalikan ke PPATK. Kemudian kita lihat bagaimana analisa PPATK terhadap hasil penelusuran Polri. "Sesuai arahan Presiden, tentu semuanya untuk penegakan good governance," ujarnya. Kasus rekening jenderal ini mencuat manakala ICW dan Koalisi Masyarakat Sipil melaporkan dugaan rekening mencurigakan milik jenderal polisi ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Ditengarai rekening yang mencapai angka puluhan miliar itu diperoleh dari hasil yang tidak wajar. (ndr/nrl)
