Majulah anak perjuang!
Saya teringat seorang pejuang kemerdekaan, Djamin Gintings di Sumatera Utara 
sebagai seorang yang dengan sekuat tenaga dan pikirannya melawan penjajahan dan 
setelah merdeka masih tetap begitu setia mempertahankan serta mendukung terus 
republik ini dari segala macam rongrongan imperialis yang pada akhir 50an dan 
awal 60an ditujukan dengan menghancurkan kekuasaan nasionalis Soekarno. Jiwa 
dan pikiran nasionalisme Djamin Gintings yang telah terpupuk dalam perang 
kemerdekaan serta sebagai warisan nyata dari kebesaran patriotisme Soekarno 
sebagai pejuang besar kemerdekaan Indonesia, telah membawa Djamin Gintings ke 
posisi pemikiran patriot nasional yang tak tergoyahkan. Dalam aksi lanjutan 
usaha kolonial menggagalkan kemerdekaan Indonesia dengan melancarkan agresi I 
dan II, Djamin Gintings dari Tentara Republik (kemudian TNI) serta Payung 
Bangun sebagai salah satu dari pimpinan Laskar Rakyat, kedua pejuang ini telah 
menjadi penghalang besar bagi usaha Belanda
 dan Sekutu menduduki kembali tanah air Indonesia di daerah Sumatera Utara 
terutama di daerah Sumatera Timur. 
Jiwa besar nsional patriotis Djamin Gintings seterusnya juga teruji dan 
terbukti dari sikap dan ketegasannya menghadapi pemberontakan PRRI/Dewa Gajah 
di Sumut, dengan cepat mengambil alih kekuasaan militer setelah mendapatkan 
penunjukan langsung dari presiden Soekarno di Jakarta. Dalam proses pengebiran 
kekuasaan nasionalis Soekarno diawal 60an (kudeta 65 adalah bentuk yang lebih 
sempurna dari PRRI/Permesta), berangsur-angsur posisi serta pemikiran pejuang 
patriotis Djamin Gintings juga semakin tak mungkin bertahan, dan setelah 
Soekarno secara definitif tersingkir, pada dasarnya sudah tidak ada tempat bagi 
semua pejuang nasionalis yang setia terhadap Soekarno dan ide-idenya. 
Keteguhan jiwa dan wataknya sebagai pejuang yang tak pernah menyerah demi 
kemerdekaan Indonesia dan keadilan, serta kejujurannya dalam menghadapi segala 
macam tantangan nyata, telah dan akan tetap menjadi contoh yang tak terlupakan 
bagi rakyat Indonesia yang cinta kemerdekaan dan keadilan. 
Dalam usahanya meringankan beban kehidupan di kab Karo, Riemenda Gintings dan 
Aksi Bangun terlihat berusaha keras mewarisi jiwa besar pejuang Djamin Gintings 
dan Payung Bangun.
"Yes, we did produce a near-perfect republic. But will they keep it? Or will 
they, in the enjoyment of plenty, lose the memory of freedom? Material 
abundance without character is the path of destruction." 
Thomas Jefferson 
 
Mejuah-juah kita kerina
MUG

Kirim email ke