Politika
Ngabalin: SBY Kacung AS dan Tak Beriman
Minggu, 22 Agustus 2010 | 03:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ali Mochtar Ngabalin, politisi Partai Bulan Bintang yang 
tak lagi berkursi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, bicara sumbang soal 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai orang yang tidak 
beriman. "Biar dialah yang menjadi kacung pihak asing, dia kan tidak beriman," 
ujar Ngabalin saat diskusi soal kemerdekaan yang digelar Hizbut Tahrir 
Indonesia (HTI) di auditorium Adyana Wisma Antara, Jakarta, Sabtu (21/8/2010) 
malam.

Ngabalin juga sempat ditanya peserta diskusi mengenai tindakan SBY yang 
memberikan grasi, pembebasan bersyarat, dan asimilasi kepada sejumlah koruptor.

Ngabalin berkata, pemberian grasi seperti kepada terpidana korupsi APBD 
Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Syaukani Hasan Rais, merupakan 
pintu masuk agar besan SBY, Aulia Pohan, segera bebas.

Ngabalin berseloroh pula bahwa segala macam kebijakan yang dikeluarkan oleh SBY 
merupakan campur tangan pihak asing. "Ibarat kata, Amerika mengucapkan lafadz 
Al Fatihah, maka SBY-lah yang akan menjawab 'amiin'," ujarnya.
 

Kirim email ke