Senin, 23/08/2010 17:30 WIB
Komjen Ito: Kalau Saya Dapat Jatah, Kenapa Saya Nangkep Gayus Kan Bahaya
Deden Gunawan – detikNews
Jakarta - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi tegas-tegas menepis 
tudingan Gayus Tambunan soal dirinya menerima jatah uang. Dia menegaskan, 
logikanya kalau dia menerima uang tentu dia tidak akan menangkap Gayus.

"Kalau saya dapat jatah kenapa nangkep Gayus di Singapura? Kan justru bahaya 
buat saya," kata Ito saat dihubungi detikcom, Senin (23/8/2010).

Dia menjelaskan, saat ditangkap di Singapura beberapa waktu lalu, Gayus memang 
menjelaskan kalau dia memberi uang, tapi uang itu pun dia berikan kepada 
Haposan.

"Saya duga dia diperdaya Haposan. Itu kan kasus dia Haposan yang mengatur," 
imbuhnya.

Sebelumnya Gayus Tambunan mengakui dirinya memang pernah menganggarkan uang 
untuk diberikan kepada pihak Mabes Polri. Uang tersebut diberikan kepada 
Haposan Hutagalung untuk diberikan kepada dua Kabareskrim, dua Direktur II 
Eksus Bareskrim, dan dua Kanit III Pajak Asuransi Dit II Eksus Bareskrim.

"Yang Rp 5 miliar itu ke Mabes Polri, Kaba (Kabareskrim-red) ada dua, yaitu 
Kaba Lama Pak Susno dan Kaba Baru Pak Ito. Kemudian Dir (Dir II Eksus-red) ada 
dua, yang baru Pak Raja dan yang lama Pak Edmond. Kanit (Kanit III Pajak 
Asuransi-red) juga ada dua," tutur Gayus dalam sidang Kompol Arafat di PN 
Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan.

(ndr/anw)
 

Kirim email ke