MEDAN - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Sumatera Utara
 menyatakan keprihatinannya karena pembangunan pendidikan di Kabupaten 
Tanah Karo dinilai tidak mendukung upaya pencapaian visi-misi gubernur, 
yakni "rakyat tidak bodoh" dan "rakyat punya masa depan".

"Pembangunan
 pendidikan di Karo belum mendukung visi-misi gubernur. Buktinya SMP dan
 SMA negeri di daerah itu masih sangat sedikit dan hingga kini belum ada
 upaya untuk menambahnya," ujar ketua fraksi PDI Perjuangan Dewan 
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Budiman P Nadapdap, siang ini.

Ia
 mengaku mendapati kondisi tersebut ketika melakukan kunjungan kerja 
guna melihat kondisi pendidikan di daerah itu, akhir pekan lalu.

Dari
 17 kecamatan di Kabupaten Tanah Karo, sejauh ini hanya ada lima SMP 
negeri dan delapan SMA negeri. "Seharusnya di setiap kecamatan ada SMP 
dan SMA negeri," katanya.

Melihat kondisi tersebut, ia menilai 
visi-misi Gubernur Sumut di daerah itu bakal terancam tidak terealisasi 
dengan baik.

"Sudah 65 tahun kita merdeka, ternyata kondisinya 
masih seperti itu. Di sini pemerintah harus lebih peka untuk memberikan 
bekal pendidikan lebih baik kepada rakyatnya, apalagi sudah menjadi 
bagian dari visi-misi gubernur," ujarnya.

Sumber: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=138558:pendidikan-di-karo-belum-baik&catid=15:sumut&Itemid=28

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke