MEDAN - Puluhan hektare kebun jeruk di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera
Utara terserang hama dan penyakit sehingga menurunkan jumlah produksi
buah tersebut.

"Ada dua jenis hama dan satu penyakit yang cukup mengganggu," kata kepala Dinas 
Pertanian Sumut, M Roem, tadi pagi.

Dikatakan,
dua jenis hama yang menyerang kebun jeruk di Tanah Karo itu adalah hama
"lalat buah" yang menyerang sekitar 60 hektare (ha),  hama "penggerek
buah" yang menyerang sekitar 7 ha termasuk di Kecamatan Merek, dana
penyakit "embun tepung" yang mengenai dua hektare kebun jeruk milik
masyarakat.

Akibat hama dan penyakit itu, kata Roem, produksi
buah jeruk dari daerah yang dikenal sebagai sentra pertanian itu
menurun sekitar 10 persen. "Penurunan produksi memang tidak terlalu
besar, hanya sekitar 10 persen," katanya tanpa menyebutkan jumlah
secara pasti.

Untuk mengatasi kondisi itu, Dinas Pertanian Sumut
telah mengirimkan pestisida untuk membasmi serangan penyakit yang
sering menyerang tersebut. Dinas Pertanian Sumut juga telah mengirimkan
sejumlah jaring penangkap lalat kepada petani jeruk di Tanah Karo.

Berbagai
upaya itu dilakukan agar hama dan penyakit tersebut tidak semakin
menurunkan jumlah produksi jeruk Sumut yang dalam dua tahun terakhir
mulai menurun.

Pada tahun 2008, kata  Roem, jumlah produksi
jeruk Sumut mencapai 858.508 ton yang dihasilkan dari 13.090 hektare
kebun jeruk. Namun pada 2009, jumlah produksi jeruk Sumut menjadi
728.796 ton (turun 15,11 persen) yang dihasilkan 12.086 hektare kebun
atau terjadi pengurangan lahan sebesar 7,67 persen.

Sumber: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=138775:kebun-jeruk-karo-diserang-hama&catid=15:sumut&Itemid=28

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke