Justru kalau saya melihat dari sisi lain bang. Seorang calon pemimpin yang tidak menunjukkan rasa solidaritas sosialnya dalam kondisi seperti sekarang ini di Kab. Karo, maka perlu ditinjau ulang rasa kesetiakawanan sosialnya.... Mungkin kam tidak berada dekat di lapangan ya... Tangisan anak kecil, tatapan hampa para ibu-ibu. Wajah bingung para lelaki. Semula mereka menganggap mereka hanya senjdiri.
Ketika mereka tahu kalau Pemerintah/Pemkab juga punya dan harus bertanggungjawab, maka secercah harapan mulai mengitari wajah mereka, walaupun ternyata hanya sebatas harapan belaka. Nilai bargaining rakyat masih lemah. Untuk itu, maka wajar mereka melawan guna mendapatkan hak mereka Salam , MJS --- On Sun, 8/29/10, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [tanahkaro] TOP News Seputar Karo To: "[email protected]" <[email protected]> Date: Sunday, August 29, 2010, 8:42 AM Mudah2 tidak dijadikan ajang cari suara bagi balon bupati dan wakilnya. Sent from BlackBerry® on 3 ------------------------------------ Unsubscribe: [email protected] Web Tanah Karo kunjungi http://www.sibayak.org/Yahoo! Groups Links
