INILAH.COM, Jakarta — Ketika banyak kalangan anggota DPR dan masyarakat 
menganggap Malaysia kurang ajar dan melecehkan Indonesia. Namun, Ketua DPR 
Marzuki Alie justru berpendapat sebaliknya. Apa yang kata tokoh politisi Partai 
Demokrat itu?.

Berbagai kalangan memprotes arogansi pemerintah Malaysia terkait dengan 
penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memergoki 
tujuh nelayan negara jiran itu mencuri ikan di perairan Bintan, Kepulauan Riau, 
13 Agustus. Unjuk rasa dan komentar anti-Malaysia merebak dimana-mana. Bahkan, 
muncul gerakan Ganyang malaysia dan cap jempol darah yang digalang kelompok 
Bendera. Kelompok itu pula yang menggelar demonstrasi di Kedutaan Malaysia di 
Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan dituding melemparkan tinja.

Namun, apa kata Marzuki Alie?. Dia beranggapan sebenarnya bukan Malaysia yang 
melecehkan Indonesia. Sebaliknya, Indonesia

yang melecehkan Malaysia.

“Apakah Malaysia menginjak-injak kita? Engga juga. Justru kita yang melecehkan 
Malaysia,” ujarnya ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu

(1/9).

Menurut dia, pelemparan tinja oleh Bendera merupakan bentuk pelecehan terhadap 
Malaysia. Karena bagi Marzuki, Kedutaan Besar merupakan simbol kewibawaan 
sebuah negara. “Kedubes itu wilayah asing, kita tidak boleh ke sana

sembarangan,” cetus Marzuki. [nic]

http://www.inilah.com/news/read/poli...hkan-malaysia/

Kirim email ke