On Fri, 25 Jun 2004 10:32:47 +0700, Rachmad Irfialdi
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Saya pernah coba nginstall mandrake 9.2 sebagai file server, tersambung
> dengan 5 klien, semua klien memakai OS win2K,
> 
> Kebiasaan saya adalah, file (sekitar 10-30 Mbyte per file) diambil dan
> diedit secara realtime, maksudnya file dikonek langsung keserver bukan
> diambil dulu kemudian disimpan di masing-masing klie dan setelah selesai
> diedit dikembalikan ke server. Hal ini kayaknya ada kelemahan, kalo file
> tersebut di hapus oleh klien, kemungkinan di recover-nya kecil

suruh user biasakan simpan dng tambahan tanggal di nama file :)
 
> Rupanya saya kesulitan melakukan ini pada linux, akhirnya saya kembali
> pake win2K lagi sebagai file server
> 
> Saat ini saya akan ekspansi sehingga mungkin lebih dari 10 orang yang
> bekerja pada folder yang sama pada saat bersamaan (hal ini sepertinya
> tidak dimungkinkan dengan win2K atau XP-pro),

dimana2 kalo ada doc yg terbuka (nggak dilinux/win atau os lain) pasti
dilock oleh system

> Ada yang bisa bantu saya mengenai hal tersebut

biasakan usernya untuk menyimpan filename-DD-MM-YY-HH-MM-SS.ext :)

kemudian bikin script (run periodik) untuk cek apa filename.ext sedang
dipakai atau tidak, kalo dipakai tunda rename kalo tidak dipakai
rename dng file yg terakhir terudate

-- 
A friend asks only for your time not your money.

-- 
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php
FAQ milis http://linux.or.id/faq.php

Kirim email ke