Rachmad Irfialdi wrote:
Saya pernah coba nginstall mandrake 9.2 sebagai file server, tersambung
dengan 5 klien, semua klien memakai OS win2K,


Kebiasaan saya adalah, file (sekitar 10-30 Mbyte per file) diambil dan
diedit secara realtime, maksudnya file dikonek langsung keserver bukan
diambil dulu kemudian disimpan di masing-masing klie dan setelah selesai
diedit dikembalikan ke server. Hal ini kayaknya ada kelemahan, kalo file
tersebut di hapus oleh klien, kemungkinan di recover-nya kecil

Rupanya saya kesulitan melakukan ini pada linux, akhirnya saya kembali
pake win2K lagi sebagai file server

Lho anda tidak punya backup? Terus kalau salah satu client kena virus & server kena juga gimana?

Saat ini saya akan ekspansi sehingga mungkin lebih dari 10 orang yang
bekerja pada folder yang sama pada saat bersamaan (hal ini sepertinya
tidak dimungkinkan dengan win2K atau XP-pro),


Ada yang bisa bantu saya mengenai hal tersebut

Beli IDE hd yang murah, gunakan sebagai fast backup, bikin cron script yang membuat snapshot copy dari shared folder secara periodik, eg:

tiap 1 jam, dalam jam kerja, senin-jumat
0 7-18 * * 1-5 tar -cvzf /ss/$(date +%Y%m%d-%H).tar.gz /shared

Tiap jam 7:00 pagi hapus ss yang lebih lama dari 30 hari:
0 7 * * 1-5 find /ss -type f -mtime +30 -print0|xargs -r0 rm -f --

--
+-R-| Mozilla 1.6 Gecko20040116 |-H-| Powered by Linux 2.4.x |-9-+
|/v\ Agus Budy Wuysang                            MIS Department |
| |  Phone:  +62-21-344-1316 ext 317    Mobile: +62-816-1972-051 |
+------------| http://www.fasw.co.id/person/supes/ |-------------+

--
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php
FAQ milis http://linux.or.id/faq.php



Kirim email ke