--- wawan bahtiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> setting queuelifetime diset berapa lama ?
> itu nilai default -nya 7 hari (atau 1 minggu) kalau
> anda tidak merubah
> atau tidak di set.

Saya terima boxnya udah diinstall (baru nih di linux).
Setting ini di mana yach :">.

Maaf kalo saya belum ceritakan bahwa antriannya bukan
dari client saya sendiri, tapi dari domain lain ke
domain lain.  Misalnya seperti ini dari
/var/qmail/queue/mess/:

To: "samirl" <[EMAIL PROTECTED]>
Content-Type: multipart/alternative;
 boundary="=_NextPart_2rfkindysadvnqw3nerasdf";
        charset="CHINESEBIG5"
MIME-Version: 1.0
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
Sender: 1samir <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To:
[EMAIL PROTECTED]
Date: Fri, 20 May 2005 15:39:31 +0800
X-Priority: 3
X-Library: Indy 9.00.10
X-Mailer:Microsoft Outlook Express 6.00.2600.0000
X-MimeOLE:Produced By Mircosoft MimeOLE
V6.00.2600.0000
Return-Path:[EMAIL PROTECTED]

This is a multi-part message in MIME format

--=_NextPart_2rfkindysadvnqw3nerasdf
Content-Type: text/plain
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
charset="CHINESEBIG5"


--=_NextPart_2rfkindysadvnqw3nerasdf
Content-Type: text/html
Content-Transfer-Encoding: 7bit
charset="CHINESEBIG5"

Ato ini dari
/var/qmail/queue/bounce/<[EMAIL PROTECTED]>:
210.59.228.113 does not like recipient.
Remote host said: 550 unknown user.
Giving up on 210.59.228.113.

<[EMAIL PROTECTED]>:
210.59.228.42 does not like recipient.
Remote host said: 550 unknown user.
Giving up on 210.59.228.42.



> kalau mailserver anda adalah mailserver utama yg
> banyak melayani email
> client anda, ya mungkin mailserver itu akan di
> sibukkan dengan antrian
> email yg mesti dikirim dengan queue yg panjang dan
> waktu yg lama.
> aku sih biasanya di set nilai 3 JAM (10800 menit),
> jadi kalau dalam
> waktu 3 jam email yg masuk ke queue belom terkirim
> juga, harus dikirim
> balik ke si pengirim , semacam pemberitahuan
> (notice) dari qmail bahwa
> email yg mereka kirim terlalu lama di queue.
> 
> 
> On 5/21/05, Kamas Muhammad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Ery Atmodjo wrote:
> > > Asfihani ([EMAIL PROTECTED])) atas artikelnya.
> Mohon
> > > sarannya untuk mengatasi ini supaya tidak
> terjadi
> > > lagi.
> > >
> > 
> > Emmm....mungkin kalau kepingin tau cara
> mengatasinya kita kan harus tau
> > dulu apa penyebabnya. Kalo terjadi karena ada
> error entah di konfigurasi
> > yang mana ya itu yang harus diperbaiki. Kalau
> queue jadi penuh karena
> > dibom oleh mailserver lain/spam/virus
> ya....mungkin anda harus pasang
> > antivirus/spam filter dan sejenisnya.
> > 
> > Yang jelas dibom itu sesuatu yang sepertinya
> beberapa tahun terakhir ini
> > lagi "keren/modis/booming" :) Jadi selama hal itu
> tidak bikin komputer
> > anda mati kehabisan sumberdayanya ya....cuek aja
> :D Masak mau masang
> > rambu di kabel "Email bom dilarang masuk" :)
> > 
> > > Terima kasih sebelumnya.
> > >
> > > Salam
> > >
> > > Ery
> > >
> > 
> > Maaf ndak membantu. Saya cuma bisa mbantu ngasi
> semangat aja nih :D

No worry. Ada respon aja dah seneng koq.  Tapi, kalau
seminggu ada queue 18000 mail, apa ndak menguras
resource, misalnya bandwidth. Tp saya memang harus
install antivirus dan antispam.


> > 
> > KM


Terima kasih buat semua respon dan sarannya.

Salam

Ery

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

-- 
Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip, FAQ, dan info milis di http://linux.or.id/milis
Tidak bisa posting? Baca:
http://linux.or.id/problemmilis
http://linux.or.id/tatatertibmilis

Kirim email ke