Chris wrote:
Kami sudah trial dgn Mandrake 9.2 or RH9, tapi masih lambat, Pak. Kalau staf kantor atau siswa dihadapkan performance seperti ini, bisa banyak complain :-)
Jelas ... kalau untuk pentium ... sangat berat :) karena keduanya pakai gnome atau kde.
Skenario kami adalah: a. Guna membiasakan user dan siswa dgn aplikasi yang selama ini mereka gunakan, maka pada migrasi tahap pertama, adalah mengganti Office (OpenOffice for Windows), Browser (Firefox), Email Client (Thunderbird) dan yang lainnya, dgn produk open source, namun tetap run di M$.
sekedar info : saya pakai komputer P4 1.8ghz memory 512mb. menjalankan "slack10.2+window-manager pekwm" wus wus .... TETAPI .... kalau harus menjalankan OpenOffice, Firefox ... mesti tunggu sedetik atau 2 detik. bayangkan kalau pakai pentium kuno. Kalau untuk win-managernya sebaiknya pilih : blackbox, fluxbox, pekwm, openbox. Tetapi Kalau untuk migrasi ... kayaknya user akan "terkaget kaget" melihat win-manager kayak gini". Untuk aplikasi ... mungkin lebih baik pakai ABIword atau pun yg single-app drpd Open Office. Kalau untuk thunderbird ... ngak masalah .... wus wus wus :).
b. Setelah mereka familiar, barulah OS-nya diganti dgn salah satu distro yang pas dgn hardware yang ada.
Mungkin solusi paling bagus untuk hardware tsb adalah LSTP (seperti yg disarankan oleh
salah seorang rekan dimilis ini). atau distro kecil yang sudah jadi mis : vectorlinux. IMHO ... kalau untuk pengenalan komputer .... saya rasa lebih baik "dikenalkan langsung pada linux". Ngak usah dicari kompatibilitas dengan Window. Karena otak mereka masih murni. Lebih gampang ngajarin linux kepada "orang ngak tahu apa-apa" dprd "yg sudah tahu window". Salah satu contoh yg "setengah mati susah" adalah konsep drive a:, b: dst .... saya ngak bisa menjelaskan pada pemula konsep hda1, hda2 .... bisa mati kaku mereka :) just my 2cent bye -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
