Pada 04/14/12 17:35, Yudhi Kusnanto menulis: > On Sat, 14 Apr 2012 13:45:14 +0700 > tukang ketik <[email protected]> wrote: > >> >> jika paket dr clients ip 192.168.2.2 s.d 192.168.2.100 agar tetap terlihat >> oleh >> modem di 192.168.1.1 seperti no ip client apa adanya muasalnya dan tidak >> terlihat sebagai paket yang berasal dari server 192.168.1.2 >> bagaimana caranya ? >> > > --LAN-/-clients-- ---router/gateway--- --modem-- > ... _ > 192.168.2.0/24 -|==|192.168.2.1/24 192.168.1.2/24|--|192.168.1.1/24 > ... _| > > supaya modem bisa mengenal clients dan sebaliknya, maka _setiap_ node perlu > punya routing table untuk setiap tujuan. namun karena ada gateway penghubung > keduanya maka _setiap_ node hanya perlu adanya entry "default gateway" yang > mengarah ke router. >
pak yudhi, kalau modem juga dipasang default gateway ke router dengan asumsi default route router ke modem, paket dari clients akan "looping" antara router dengan modem pak :) kalau pak tukang ketik ingin seperti di atas, maka: 1. di router tidak perlu dipasang nat 2. default gateway clients ke arah router 3. di modem dipasang routing statik ke jaringan clients melewati router 4. rentang alamat ip 192.168.2.2 s.d. 192.168.2.100 bisa dirangkum menjadi 192.168.2.0/25 (efeknya 1, 101 s.d. 127 juga ikut :d) -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [email protected] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
