As'salamu'alaaikum Wr.Wb.

Terima kasih kepada Sdr. Anuar dan Arif atas respond Anda2 tentang subject
diatas.
sehingga dengan respord Anda tersebut menjadi masukan bagi Saya diskusikan
di keluarga kemarin malam .
Kami sekeluarga dapat dikatakan setuju dengan pendapat anda  Sdr.Arif,
sedangkan respord Srd.Anuar
menjadi topics yang menarik bagi Kami sekeluarga.

Solusi sementara  kami peroleh dari diskusi kemarin malam :

 Nabi Muhammad SAW  bersabda :
* Dua raka'at Sunnat Fajar itu, pahalanya lebih baik dr. pada Dunia dan
seisinya.
   ( dari  A'isyah r.a   ,  H.R : Muslim,Attirmidzi )
* Tidak ada shalat Nawafil ( sunnat ) yang lebih diutamakan oleh Nabi SAW.,
dari shalat sunnat lainnya
    selain dari pada dua raka'at sunnat Fajar.
    ( dari A'isyah  r.a  , H.R : Bukhari )
* Jika seseorang telah selesai sembahyang Sunnat Fajar, maka hendaklah
berbaring diatas pinggang sebelah
    kanan  ( dari  Abuhurairah  r.a  , H.R : Abudaud, Attirmidzi )

Permasalahannya ; ketiga hadist diatas menerangkan bahwasanya perlakuan
sembahyang Sunat Fajar adalah
sebelum sembahyang Fardu Shubuh. Hal ini sesuai dengan hadis riwayat
Bukhari :
Siti A'isyah   r.a   mengatakan : " Apabila Muadzin telah selesai Azhan
Shubuh, maka Rasulullah SAW. shalat
ringan lebih dahulu dua raka'at sesudah terbit fajar . setelah itu Beliau
berbaring kesebelah kanan Beliau
sampai datang orang memberitahukan hendak Qamat untuk shalat Shubuh. "

Ke-empat hadist diatas tidaklah menerangkan tentang Shalat Qabliyah Shubuh
.
Sedangkan Shalat sunnat rawatib adalah Shalat sunnat yang mengiringi Shalat
Fardhu, baik sebelum ataupun
sesudah Shalat Fardhu.
Jelas dari hadist diatas Rasulullah SAW. melakukan Shalat sunnat Fajar
sebelum Fardhu Shubuh, tidaklah diterangkan
melakukan Shalat sunnat Qabliyah Shubuh
Permasalahannya apakah Sunnat Fajar itu adalah sama dengan Sunnat Qabliyah
Shubuh.?

Menurut sdr.Arif : Sunnat Fajar dilakukan sebelum Waktu Shubuh.
Hal ini telah kami cari hadist dan Nasnya serta  tanyai teman2, tetapi
belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan
Kami.

Bagi Saudara2 yang lebih banyak mengetahui hal diatas , Kami mohon
petunjukNya .


Wassalam , dan Rindu Kami atas respond Saudara yang lain.
Khalid Arachman.


Untuk Saudara Anuar , Mohon petunjuk mengenai Shalat sunnat Isyraq .
Hal ini menarik bagi kami demi dahwah Kami dikeluarga.
Yang selalu Kami lakukan kala matahari segalah tingginya adalah Shalat
Sunnat Dluha
dengan membaca : surat ASY SYAMS ( Matahari ) dan surat AD DUHA ( waktu
dluha )
dikaka'at kedua sehabih ALFATIHAH .

Demikian Hal Kami , Semoga hal diatas bermamfaat .

Wassalam, Khalid Arachman.

--------------------- Forwarded by M K Arachman/Indonesia/Mobil-Notes on
01/11/99 09:52 PM ---------------------------


anuar <[EMAIL PROTECTED]> on 01/10/99 10:23:03 AM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: M K Arachman/Indonesia/Mobil-Notes)
Subject:  Re: [Tasawuf] " Sunat Fajar & Qabliyah Subuh "


assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh,

saudara M K Arachman,

Saya rasa pertanyaan saudara itu mungkin merupakan solat sunat isyraq.Kalau
benar ianya dilakukan setelah terbit matahari kira-kira segalah tingginya
(anggaran mata).
lafaz niatnya: Sahaja aku solat sunat isyraq 2 rakaat kerana ALlah Taala.
Manakala solat qabliyah subuh pula merupakan sunat muakkad sebelum subuh.
lafaz niatnya: Sahaja aku solat sunat qabliyah (sebelum) subuh 2 rakaat
kerana ALlah Taala.
Namun begitu elok juga kalau diamalkan solat sunat mengiringi azan dengan
lafaz niatnya
Sahaja aku solat 2 rakaat kemudian daripada azan sunat kerana ALlah Taala.

wassalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh,
anuar.

---------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------
--------------


Arif Mufti <[EMAIL PROTECTED]> on 01/10/99 12:21:13 PM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: M K Arachman/Indonesia/Mobil-Notes)
Subject:  Re: [Tasawuf] " Sunat Fajar & Qabliyah Subuh "


Assalamu'alaikum wr wb

Saya pernah mendengar bahwa shalat Sunat Fajar adalah shalat sunat 2
raka'at yang dilakukan sebelum masuk waktu Shubuh. Diriwayatkan (saya lupa
haditsnya yang mana)
bahwa RAsulullah shalat Fajar sebelum masuk Shubuh sebanyak 2 rakaat dengan
pekerjaan
yang ringan (artinya shalat itu dilakukan Rasul dengan waktu yang cukup
singkat).
Setelah masuk shalat Shubuh, baru beliau melaksanakan rawatib Qabliyah
dilanjutkan
dengan shalat Shubuh. Mungkin ada diantara rekan lain yang lebih
mengetahui.
Wallahu 'alam

Wassalam
---------------------- Forwarded by M K Arachman/Indonesia/Mobil-Notes on
01/11/99 09:52 PM ---------------------------


anuar <[EMAIL PROTECTED]> on 01/11/99 12:50:49 AM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   milis tasawuf <[EMAIL PROTECTED]>
cc:    (bcc: M K Arachman/Indonesia/Mobil-Notes)
Subject:  [Tasawuf] Ralat!





assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh,

Buat saudara M K Arachman,

Solat fajar yang saudara maksudkan itu mungkin bukan solat isyraq yang saya
sebutkan sebelum
ini.Harap maaf dan semoga ada saudara kita yang lain bisa menerangkan
tentangnya dengan lebih jelas.

wassalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh,
anuar.





---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]


Kirim email ke