>Bismillah Walhamdulillah Was Salaatu Was Salaam 'ala Rasulillah
>Number: isnet/1385; Att: is-mod, is-lam, mus-lim
>
>Nomor: tarbiyah/29oct94/567
>Bismillaahirrahmaanirrahiim
>
>
>Assalamu'alaikum wr.wb.
>
>
> AHLUL BAIT
>
>
> " Hendaklah kalian mencintai Allah karena Dia memelihara
> kalian dengan ni'mat-ni'matNya. Dan cintailah aku de-
> mi cintamu kepada Allah. Dan cintailah akhli rumahku
> demi cintamu kepadaku. "
> (H.R. At Tirmidzi, Al Hakim dari ibnu Abbas)
>
>
> Ketika Hijrah, Rasulullah berjalan bersama abu bakar r.a,
>berdua dalam pengejaran pembunuh bayaran kaum Quraish. Allah
>menyelamatkan keduanya di gua Tsur. Ketika malam tiba, abu bakar
>merobek pakaiannya untuk alas tidur Rasulullah. Maka Rasulullah
>tertidur dengan pulas dalam pangkuan abu bakar. Meski terasa pe-
>gal tak digerakkan juga badannya, khawatir mengganggu tidur Rasu-
>lullah. Sampai kala jengking menyengat kakinya. Sengatannya
>demikian perih dan mengucurkan darah segar pada kaki abu bakar,
>namun tak juga digerakan badannya, sampai akhirnya abu bakar yang
>kokoh, tegar, dan gagah mengucurkan air mata karena perihnya luka.
>Rasulullah terbangun karena hangat air mata abu bakar menetes dan
>membasahi badan beliau. Terkejutlah beliau manakala melihat kaki
>yang terluka disengat kala jengking. Dengan izin Allah akhirnya
>luka itu sembuh setelah diobati Rasulullah.
>
> Seorang yang beriman sejak memproklamirkan bahwa tiada ilah
>('yang dicintai') selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah, maka
>rasa cinta kepada Allah mengambil bentuk awal berupa rasa cinta
>kepada Rasulullah. Mahabbaturrasul (cinta kepada rasul) ini berujud
>"sami'na wa atha'ana" (dengar dan taat) pada perintah rasul,
>berendah hati, mendahulukan, melindungi, dan kasih-sayang kepada beliau.
>dan mencintai ahlul baitnya.
>
> Dan cintailah akhli rumahku
> demi cintamu kepadaku. "
>
> Generasi terbaik ummat ini mencontohkan betapa mahabbaturra-
>sul bukan hanya terbatas pada salam dan salawat, namun juga mem-
>bentengi Rasulullah dari mara bahaya dalam banyak peperangan,
>tampil membela islam dari hinaan orang-orang yang suka meng-
>hina serta celaan dari orang-orang yang suka mencela. Bagi mere-
>ka mencintai Rasul bukan lagi sebuah perintah, tapi sesuatu yang
>memang telah ada di dalam dada mereka, dalam merah darah mereka,
>dalam setiap kebersamaan mereka bersama Rasulullah dan mengikuti
>petunjuk-petunjuknya. Bagi mereka rasa cinta kepada Rasulullah
>adalah hal yang otomatis setelah mereka mengakui islam dan mem-
>baiatnya. Dan ini mewujud dalam pembuktian baik ketika periode
>Makkah maupun Madinah.
>
> Mahabbaturrasul muncul dari keikhlasan dan ketulusan syar'i,
>rasa-sayang yang Allah tumbuhkan, yang tak dapat ditumbuhkan
>manusia meski dibelanjakan seluruh kekayaan yang meliputi dunia.
>Rasa sayang yang melebihi rasa sayang terhadap bapak-bapak, anak-
>anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga, harta kekayaan
>yang diusahakan, perniagaan yang dikhawatiri kerugiannya, rumah-
>rumah yang disukai. Bahkan rasa sayang yang melebihi rasa sayang
>kepada diri sendiri.
>
> Al Mahabbah, cinta yang seperti itu pun dipinta orang yang
>dicintai untuk kita berikan kepada kecintaannya, ahlul bait.
>Orang yang mencinta akan menuruti keinginan orang yang dicintai.
>Inilah bukti cinta. Karena cinta tidak cukup dengan dan hanya
>dengan kata-kata.
>
>
>Hasbunallah wa ni'mal wakiil.
>
>Wassalam,
>abu zahra
>
---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]