Assalamualaikum ww,

Mohon koreksi dan bantuan dari rekan-rekan sekalian.

1.   Dalam suatu ceramah disampaikan bahwa :

�Orang yang zuhud akan diberi Allah ilmu tanpa belajar dan kepekaan
pandangan (basiron).

Dijelaskan bahwa pengertian zuhud adalah dunia tidak menghalangi ibadah
kepada Allah.

Sehubungan dengan zuhud tsb, diceritakan tentang  Nabi. Sulaiman dan Abu
Bakar .

Nabi Sulaiman, karena asyiknya mengurus kuda sampai beliau lupa sholat.
Kelupaan ini dikarenakan kuda sehingga kuda tersebut beliau bunuh.

Abu Bakar, juga demikian. Pada suatu waktu beliau sangat asyik mengurus
kebunnya sehingga melalaikan beliau untuk berjamaah. Karena kebun itu
yang menyebabkan beliau lalai, maka kebun tersebut beliau wakafkan.

Demikian hati-hatinya beliau untuk mencapai zuhud sehingga beliau
korbankan dunia beliau, dengan maksud agar beliau dapat melakukan ibadah
dengan enak/nikmat.

2.  Dalam kempatan lain, saya mendapatkan penjelasan bahwa salah-satu
cara untuk menjadi kekasih Allah adalah menghindari RIYA�.

Sedangkan tanda-tanda riya�  antara lain  menganggap enak melakukan
ibadah.

3.    Saya menjadi bingung dengan penjelasan diatas, karena menurut saya
penjelasan tersebut saling bertentangan.

4. Mohon bantuan dari rekan-rekan untuk menghilangkan kebingungan saya .



Wassalam,
SK Karim



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke