Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalaamu'alaikum w.w.

Thanks pak Sunarman. Saya teringat dengan pengertian a-gama tersebut. Saya juga 
menemukan bahwa religion berasal dari kata Latin Religere, yang berarti memelihara 
diri.

R. Sunarman wrote:

> Sebelum definisi ini diperbaiki dan kita terima, rasanya kita belum punya landasan 
>yang kokoh untuk memikirkan bagaimana cara beragama yang lebih baik.

Semula saya enggan membuka-buka literatur. Akan tetapi agaknya, bapak Moderator kita 
ini suka "memaksa" (ha..ha..ha...jangan diambil hati). Kalau begitu, saya anggap milis 
kita ini universitas terbuka dan saya sebagai murid semester awal sedang mendapat 
tugas menyusun definisi agama. Ok..ok..that's fine.

Secara sederhana dan tidak mereferensi pada pengertian "agama" oleh agama tertentu, 
agama menurut saya adalah "interaksi antara manusia dengan tuhannya". Orang yang 
beragama adalah orang yang memiliki interaksi / hubungan dengan tuhannya.Sederhana 
khan? (kata orang..."nothing beats simplicity")

Tentu pengertian tersebut tidak memuaskan menurut konteks Islam, dimana agama 
diistilahkan oleh Qur'an sebagai ad-diin. Baik, saya memang tidak ke arah itu.

Pengertian tersebut dapat diterapkan pada seluruh agama. Tinggal bagaimana agama 
tersebut mengajarkan konsep tuhan, manusia, keimanan, dan lain-lain. (Bagaimana 
pendapat mas Bimo...?)

Agama yang otoriter mengajarkan bahwa Tuhan itu adalah dzat suci yang menguasai hidup 
manusia, yang menimbulkan ketakutan, yang tidak dapat diketahui jawabannya, sehingga 
memaksa orang untuk taat padanya.

Agama yang humanis mengajarkan bahwa Tuhan itu merupakan gambaran manusia, sehingga 
beribadah dimanifestasikan dengan berbuat baik bagi orang lain.

Mengapa manusia beragama....?? Pertanyaan menarik dari bapak Moderator.

Dari literatur yang saya baca (dengan terburu-buru) dapat diketahui bahwa topik 
mengapa manusia beragama cukup menyita waktu banyak ilmuwan. 

Saya coba menarik beberapa ringkasan sebagai berikut:

1. Orang beragama karena takut 2. Orang beragama karena tidak menemukan jawaban atas 
berbagai realitas di sekitarnya 3. Orang beragama karena menginginkan keteraturan 
dalam hidupnya (ingat posting pak Sunarman lalu...?) 

Jika ini adalah persoalannya maka sebenarnya kita tidak memerlukan agama karena 
hal-hal demikian, menurut keyakinan banyak ilmuwan, dapat diselesaikan dengan 
menerapkan konsep modernitas. Seluruh pertanyaan manusia (takut dan tidak tahu) dan 
kebutuhannya akan keteraturan suatu saat nanti akan (bahkan sekarang sedang) dijawab 
dengan hasil penelitian dan penemuan para ilmuwan. Singkat kata, tidak ada tuhan 
tetapi hukum alam. Itulah mengapa kaum modern barat (bahkan Stephen Hawking) 
menganggap diri mereka tak memerlukan agama atau tuhan. (Mohon koreksi jika ringkasan 
saya salah)

Tentu banyak alasan lain mengapa manusia beragama yang diajukan oleh para cendikia. 
Misal, agama adalah candu (Marx), agama adalah gejala neurosis (Freud), agama adalah 
gejala eksistensial (Fromm), dll. (Tetapi jangan tanya lebih lanjut..lha wong saya 
juga tidak sepenuhnya paham maksud mereka-mereka itu. Sorry..?!!)

Kalau saya pribadi ditanya, mengapa saya beragama? Saya tidak tahu jawabannya. Sejak 
kecil saya telah menerima ajaran agama, baik yang persuasif sampai yang indoktrinasi. 
Saya telah dicekoki berbagai jawaban agama atas pertanyaan asasi manusia. Saya juga 
tidak bisa membayangkan otak saya dicuci bersih dari pengaruh agama kemudian disodori 
pilihan-pilihan beragama.

Jelasnya, saya tidak tahu mengapa saya beragama. Yang saya tahu jika saya beragama, 
dalam arti saya mengingat Tuhan (Allah swt.), maka hati menjadi tentram, persoalan 
hidup menjadi mudah, dan lain-lain.

Apakah kesimpulan saya keliru....???

Saya berusaha mencari jawabannya dari para ulama Islam (karena tidak mudah buat saya 
menyimpulkan ayat-ayat al Qur'an). Alhamdullillaah, semoga Allah swt. selalu merahmati 
para ulama, jawabannya: agama adalah fithrah.

Bagaimana...??

Wassalaamu'alaikum w.w.
Jaret Imani


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://personal.lycos.com

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke