saudaraku Rumadi Hartawan,
Yang masih menjadi pertanyaan bagi saya atas artikel anda adalah
1. apakah fana' dan kasyaf itu di syariatkan dalam kehidupan islam apakah
ada nash tentang hal itu (tolong juga dijelaskan arti fana' dan kasyaf dalam
artikel anda)
2. apakah perlu ada tasawuf (sufi) dalam Islam, apakah rasulullah pernah
memerintahkan manusia untuk masuk agama islam kemudian menjadi sufi

terima kasih dan mohon maaf jika ada kata yang tak berkenan


> ----------
> From:         RUMADI HARTAWAN[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Thursday, January 07, 1999 8:18 AM
> To:   Tasawuf-Indoglobal
> Subject:      [is-lam] Inti Ajaran Tasawuf
> 
> ...., maka fana' dan kasyaf adalah inti ajaran yang menjiwai seluruh
> pikiran dan perbuatan ketasawufan. Tanpa cita fana' dan kasyaf tidak
> akan ada tasawuf. Semua kegiatan pemikiran, perasaan, dan filsafat yang
> dimunculkan oleh para sufi berserta konsep-konsep yang menyimbolkan cita
> ketasawufan, berkaitan erat langsung atau tidak langsng dengan cita
> fana' dan kasyaf ini. Maka segala definisi tentang tasawuf yang tidak
> menonjolkan cita fana' dan kasyaf adalah kabur, dan memberi gambaran
> yang keliru, tidak jelas tentang tasawuf.
> 
> dari:
> Tasawuf dan Perkembangannya dalam Islam, Simuh, rajawali Pers, hal.12.
> 

---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]


Kirim email ke