Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.


NABI MUHAMMAD SAW TITIK TOLAK PERBINCANGAN KITA...4/10

Topik keempat: 
Mengenal Nabi Muhmamad SAW dan tanda-tanda kedatangannya.....

Untuk  mengenal  Nabi  dan  tanda-tanda yang  mengiringinya  adalah
berkaitan  dengan  yang "ghaib" yang hanya diketahui  secara  pasti
oleh  Allah  SWT. Kita-kita manusia ini tidak mengetahui sedikitpun
tentang  yang ghaib itu kecuali Allah memberi tahukan kepada  kita.
Untuk  itu  Allah  mengutus Nabi dan Rasul agar menerangkan  kepada
manusia  hal-hal yang ghaib yang tidak atau belum diketahui  orang.
Nabi  dan Rasul itulah yang mengubungkan kita dengan Allah,  dimana
dia  adalah  orang  yang dipilih Allah untuk menyampaikan  pesannya
yang berkaitan dengan yang ghaib itu.

Apabila hal-hal yang luar biasa terjadi orang-orang akan tercengang
bercampur  heran. Tetapi orang-orang mendapat kabar  ghaib  melihat
yang  demikian , disamping memandangnya sebagai suatu hal yang luar
biasa  juga melihat adanya unsur nubuwatan yang berisi kabar  ghaib
mendahului  terwujudnya  peristiwa  tsb.  Sebelumnya  memang  telah
dinubuwatkan oleh Nabi dan peristiwa itu adalah pemenuhan nubuwatan
belaka  dan  orang yang mendapat kabar ghaib tentang nubuwatan  tsb
akan  menambah keyakinannya akan kebenaran Nabi  itu. Karena  hanya
Nabi yang menerima kabar ghaib dari Allah Taala , dengan sendirinya
hanya  dialah yang secara langsung bisa berhubungan denganNya.  Tak
ada seorangpun diantara kaumnya yang biasa menandinginya dalam soal
yang  ghaib  ini karena hanya dialah yang mempunyai  pertalian  dan
hubungan yang erat dengan Allah Ta'ala.

Lagi  pula, Nabi itu tidak hanya menceritakan satu dan dua hal yang
ghaib  saja , malahan  dia menerangkan ratusan bahkan ribuan kabar-
kabar  yang  pasti terbukti pada suatu masa. Bahkan tidak  mustahil
apa  yang  dinubuwatkan  Nabi itu baru terbukti  kebenarannya  jauh
bertahun-tahun kemudian setelah Nabi itu tiada. Tidak sedikit kabar
ghaib yang dinubuatkan oleh Nabi Ibrahim a.s. baru terwujud setelah
datangnya  Nabi  Musa  a.s.  . Dan apa yang dikatakan  Taurat  baru
muncul  setelah  datangnya Nabi Isa a.s.. Dan apa yang  diberitakan
Taurat  dan Injil itu baru terwujud setalah datangnya Nabi Muhammad
SAW. Pemenuhan nubuwatan atau kabar ghaib yang berisi nubuwatan itu
adalah suatu tanda juga bagi kebenaran Nabi yang menubuwatkan tsb.

Begitu  juga apa yang dinubuwatkan oleh Junjungan kita  Nabi  Besar
Muhammad  SAW  baru  terbukti  kebenarannya  setelah  belasan  abad
sesudahbeliau wafat. Ini juga merupakan bukti yang kuat  bagi  kita
akankebenaran Nabi Muhammad SAW. Bahwa beliau adalah memang seorang
Rasulyang  paling  mulia, Khaatamannabiyin  seorang  rasul  pembawa
syari'at  terakhir, orang yang menyempurnakan Islam  sebagai  agama
terakhir, dengan Kitab Sucinya  Al-Qur'an yang juga merupakan Kitab
Suci  yang  "perfect" bagi seluruh umat manusia ini. Al-Quran  yang
diturunkan  kepada  Nabi Muhammad SAW itu, penuh  dengan  ayat-ayat
yang  menerangkan  kabar  ghaib dan nubuwatan-nubuwatan  yang  akan
terpenuhi  dikemudian hari, sesudah Nabi Muhammad SAW  baik  ketika
beliau hidup maupun setelah beliau wafat.

Jadi  tanda -tanda seperti ini hanya kita jumpai pada seorang  Nabi
atau  Rasul. Dan keimanan kepada Rasul dan Nabi itu mengantar  kita
untuk  memahami dan meyakini kabar ghaib yang sesungguhnya  berasal
dari Allah jua. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an sbb:

(Dia  adalah Tuhan) Yang Maha Mengetahui yang ghaib, maka dia tidak
memperlihatkan  kepada seorangpun tentang yang ghaib  itu,  kecuali
kepada Rasul yang diredhaiNya, dan maka sesungguhnya Dia mengadakan
penjaga-penjaga           (malaikat)           dimuka           dan
dibelakangnya................(QS. 72:26-27).

Ini hanya dua ayat saja yang kami ketengahkan diantara puluhan ayat-
ayat lainnya yang menerangkan hal-hal yang ghaib. Berdasarkan ayat-
ayat  diatas  jelaslah orang yang tidak mengimani atau  mengengkari
Nabi  sudah barang tentu tidak bisa memahami adanya yang ghaib ini.
Bagaimana  mereka  akan  meyakini yang ghaib  itu,  sedangkan  yang
mengabarkan  kabar  ghaib itu tidak mereka  yakini  sebagai  utusan
Tuhan  kepada  mereka.  Dengan  sendirinya  merekapun  tidak   bisa
memahami  dan  mengerti kabar ghaib itu. Sedangkan yang  mengetahui
kabar ghaib itu secara meyakinkan hanya Nabi dan Rasul saja, karena
hanya  kepada merekalah Allah memberitahukan kabar ghaibNya.  Kabar
ghaib  yang  diberikan  kepada Nabi dan  Rasul  itu  tidak  sedikit
bahkan  banyak sekali, bahkan tidak sedikit diantaranya  yang  baru
bertahun-tahun belakangan baru terbukti secara kenyataan.

Kadang  kala  seorang  Nabi  menerangkan hal-hal  yang  berhubungan
dengan  pribadi  seseorang atau suatu kaum . Dia  juga  mengabarkan
tentang  bakal maju atau runtuhnya seseorang atau kaum yang  ketika
nubuwatan  itu diumumkan tidak masuk akal bakal terjadi.  Bagaimana
Rasulullah  SAW  menubuwatkan kebangkitan kerajaan  Rumawi  kembali
disaat-saat  kerajaan  itu  dilindas habis  oleh  kerajaan  Persia,
baiklah kita ikuti cuplikan sejarah berikut ini:

Pada  tahun 602 M, Kisra II Maharaja kerajaan Persia (Kaum  Majusi)
mencoba  menaklukkan  kerajaan Romawi  yang  ketika  itu  merupakan
saingan terberat dari Kerajaan Persia. Perlahan-lahan orang  Persia
bergerak  menuju  Syria  dan Asia Kecil  yang  kemudian  menghancur
luluhkannya.  Penjarahan selanjutnya adalah  Chalcedon  pada  tahun
608, disusul dengan menduduki Damsyik pada tahun 613, sehingga pada
tahun 614 Yerusalem bertekuk lutut dibawah kaki Kisra II , Maharaja
kerajaan  penyembah bintang itu. Mesir dan Konstantinopel di  Turki
sama sekali tidak berdaya menghadapi serangan orang-orang Persia  .
Dunia  Kristen dilanda kegemparan  menyaksikan keadaan yang  diluar
perhitungan mereka itu dan dengan sendirinya Romawi pun tidak  bisa
berbuat  apa-apa menghadapi serangan yang dahsyat  dan  luar  biasa
ini.  Penghinaan terhadap  Heraclius Kaisar Romawi  begitu  lengkap
dimana  "Salib Besar Nabi Isa a.s."diboyong habis oleh  orang-orang
Persia  ke  negerinya  sehingga Kisra  II  ingin  sekali  nampaknya
melihat   dan   menggiring  Heraclius  dalam  keadaan   terbelenggu
kehadapan singasanananya.... ....(Historian's History of the  World
jilid  7  hal. 159 dan jilid 8 hal 94 dan 95 & Enc. Britanica  pada
Chosrus II dan Heraclius)

Keadaan  ini  sesungguhnya  sangat menyedihkan  orang-orang  Muslim
disebabkan mereka banyak mempunyai persamaan keyakinan dengan orang
Rumawi  yang  dalam Al-Qur'an disebut Ahlul Kitab itu. Tetapi  bagi
orang-orang   Quraisy   Mekah   yang   banyak   pula   keindektikan
keyakinannya  dengan  orang-orang Persia  malah  bergembira  ,  dan
kekalahan  orang  Rumawi  ini justru dijadikan  mereka  pula  untuk
mengolok-olok Rasulullah dan orang Muslim lainnya.

Pada  tahun 616 M. , turunlah wahyu kepada Nabi Muhammad  SAW  yang
termuat   dalam  Al-Qur'an  Surat  Ar-Rum  ayat  2,3,4  dan5   yang
menubuwatkan  secara  jelas kan kebangkitan dan  kemenangan  bangsa
Romawi kembali  dalam waktu beberapa tahun lagi. Keadaan akan  sama
sekali  terbalik dalam waktu yang begitu pendek. Sebelum  ayat-ayat
ini  turun,  beberapa tahun sebelumnya , ditengah-tengah kemenangan
bangsa  Persia,  beliau  dengan pasti  menubuwatkan  bahwa  sebelum
beberapa  tahun berlalu, kemenangan akan kembali kepada orang-orang
Romawi.Nubuwatan ini betul-betul menjadi kenyataan dimana  akhirnya
Heraclius  bangkit  dari  kekalahannya dan  tampil  kemedan  perang
melawan  orang-orang  Persia pada tahun  622  M.  yang  ketika  itu
Rasulullah SAW telah berada di Medinah.
bersambung

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke