Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.

TULISAN-TULISAN  HAZRAT  MIRZA  GHULAM  AHMAD   SEHUBUNGAN  DENGAN
BAI'AT....19)
 

     BAI'AT DAN TABATTAL......1)
     Pada  tanggal 13 September 1901 Hz. Masih Mau'ud a.s.  menguraikan
     tentang "tabattal" dan kaitannya dengan "bai'at"....

     Tabattal:  Memutuskan  hubungan kehidupan duniawi  untuk  mencapai
     kedekatan dengan Allah Ta'ala....

     Menurut   kami,  seseorang  itu  baru  bisa  disebut  "mutabattal"
     (pelaku  tabattal)  ketika  dia secara amalan  mendahulukan  Allah
     Ta'ala,  perintah-perintahNya  dan  keridhaanNya  daripada   dunia
     serta  hubungan-hubungan yang lain dan kemakruhan-kemakruhan  yang
     berkaitan  dengan dunia. Tiada suatu adat kebiasaan,  tiada  suatu
     ketentuan  kaum  yang  dapat  menjadi  "rahzan"  (penghambat  yang
     memalingkan  seseorang dari jalannya...peny) baginya ,  dan  tidak
     pula   nafsu  dapat  menjadi rahzan baginya. Tidak  pula  saudara,
     pasangan dan putra-putrinya.

     Pendeknya  tidak  ada  suatu bendapun dan  tiada  seorangpun  yang
     dapat mempengaruhinya dibandingkan dengan ketentuan-ketentuan  dan
     keridhaan  Allah Taala. Dan dalam mencari keridhaan  Allah  Taala,
     dia   sedemikian   rupa  akan  menenggelamkan   dirinya   sehingga
     mengalami  suatu kefanaan yang kamil. Dan suatu maut terjadi  pada
     seluruh   keinginan  serta  kehendaknya,  sehingga  yang   tersisa
     hanyalah Allah dan Allah semata.

     Hubungan-hubungan   dunia  kadang-kadang   menjadi   rahzan   yang
     berbahaya,  Hawa  telah menjadi rahzan bagi Adam a.s.  Jadi  dalam
     bentuk  "tabattal-taam"  (....tabattal  yang  sempurna)  hal   ini
     adalah  sangat  penting  dan  bahwa  suatu  kemabukan  dan   fanaa
     (kesirnaan)  itu menguasai manusia. Namun bukanlah  dia  karenanya
     menjadi hilang dari Allah, melainkan dia sirna didalam Allah.

     Membuktikan ucapan dalam bentuk amalan.....
     Ringkasnya  hakikat  tabattal  baru  akan  terbuka  secara   nyata
     apabila  seluruh  hambatan telah hilang  dan  segala  macam  tabir
     (penghalang)  lenyap  dan hubungan manusia dengan  Allah  mencapai
     kecintaan  pribadi.  Dan  ia akan meraih suatu  kefanaan  sempurna
     seperti  ini.  Segala sesuatu dapat saja dilakukan sebagai  ucapan
     maupun  perkataan. Dan banyak yang dapat dinyatakan  oleh  manusia
     melalui   kata-kata  dan  ungkapan.  Tetapi  yang   sulit   adalah
     membuktikan apa yang telah dia ucapkan itu dalam bentuk amalan.

     Ujian dan bukti amalan.....
     Kalau  yang begini setiap orang yang percaya kepada Allah (memang)
     menyukai  dan juga mengatakan "Saya ingin mendahulukan Allah  atas
     segalanya"......  Bisa saja seseorang mengaku   bahwa  dia  memang
     mendahulukan  Allah Taala. Akan tetapi apabila kita ingin  melihat
     dampak  serta  tanda-tanda yang justeru  timbul  bersamaan  dengan
     sikap mendahulukan Allah itu, maka akan muncul suatu kesulitan.

     Dalam  setiap  perkara,  manusia itu sering  tergelincir.  Apabila
     dirasakan  perlunya  menyerahkan harta  dan  jiwa  dijalan  Allah,
     serta  Allah  Taala  menginginkan dari  mereka  pengorbanan  jiwa,
     harta  dan  benda-benda yang paling mereka cintai, padahal  benda-
     benda   itupun   bukan  milik  mereka,  merekapun   tetap   merasa
     enggan....

     Pada  masa-masa  awal, beberapa sahabat Rasulullah  SAW  mengalami
     ujian   semacam  itu.  Rasulullah  SAW  memerlukan   tanah   untuk
     mendirikan  mesjid, lalu tanah dimintakan kepada  seseorang,  maka
     dia  mengemukakan  berbagai  alasan dan  mengatakan,  "Saya  tidak
     dapat memberikan tanah."....

     Nah,  orang itu sudah beriman kepada Rasulullah SAW, dan dia telah
     berjanji  untuk  mendahulukan Allah  serta  RasulNya  atas  segala
     sesuatu.  Akan  tetapi tatkala tiba masa ujian  dan  cobaan,  maka
     janji  itu  terpaksa  dia dia sisihkan kebelakang.  Walaupun  pada
     akhirnya sebidang tanah tanah itu memang dia berikan.

     Jadi  pada  hakikatnya yang demikian , dimana suatu perkara  tidak
     dapat  diwujudkan  hanya  melalui ucapan  saja  selama  belum  ada
     amalan  yang  menyertainya. Dan secara amalan tidak akan  terbukti
     benar selama belum ada ujian....

     bersambung.....
       

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke