...
3. Saya telah menyusun untukmu, sebelum karya ini dan selama penyusunannya
(ketika beberapa halangan menggangguku), buku-buku yang sesuai dengan
Peripatetik tempat saya telah meringkas teori-teori mereka. Di antara
karya-karya ini adalah uraian pendek yang disebut al-Talwihat, yang memuat
teori-teori yang diringkas dalam bentuk yang sangat ringkas. Buku berikutnya
adalah al-Lamahat. Saya juga telah menyusun buku-buku lain, diantaranya yang
saya tulis ketika masih muda.

Namun buku ini (Hikmat al-Isyraq) menggunakan metode dan cara yang berbeda
dari cara lain (peripatetik) menuju pengetahuan, lebih rapi dan jelas, dan
tidak susah untuk dipelajari. Saya tidak memperolehnya pertama-tama melalui
pemikiran (bi al-fikr), sebaliknya melalui jalan yang lain. Akhirnya saya
temukan bukti-bukti (hujjah) untuknya. Sehingga haruskan saya, misalnya,
berhenti menyaksikan, yang tak seorang pun membuat saya ragu (kepastian yang
telah saya peroleh). 

4. Dalam semua yang telah saya sebutkan berkaitan dengan "ilmu
cahaya-cahaya" dan segala yang didasarkan padanya, saya telah dibantu oleh
para musafir di jalan Tuhan. (Apa yang membimbingku) adalah intuisi pemimpin
filsafat (imam al-Hikmah), yang gurunya adalah Plato, "pemilik dukungan dan
cahaya Tuhan" (shahib al-ayd wa al-nur). Begitu juga ("ilmu cahaya-cahaya"
didasarkan pada intuisi para filosof) sebelum Plato, dari masa Hermes,
"bapak para Filosof" (walid al-hukama) sampai pada masa Plato, termasuk para
filosof besar semisal Empedokles, Pythagoras, dan lain-lain. 

Bahasa para filosof terdahulu adalah metaforis dan simbolis, sehingga
dikatakan bertentangan dengan mereka, meskipun bisa jadi bahasa tersebut
diarahkan bertentangan dengan pernyataan-pernyataan mereka yang jelas, tidak
diarahkan agar berlawanan dengan tujuan mereka, karena tak seorang pun dapat
menolak metafora ataupun simbol. Ini juga menjadi teori Timur tentang cahaya
dan gelap, yang merupakan metode para filosof Persia semisal Jamasf,
Farshawahtar, Buzurjmihr, dan lain-lain yang mendahului mereka. Namun teori
ini bukanlah teori magis yang kafir, heterodoksi Mani, dan apapun yang
mengantarkan pada menserikatkan dewa-dewa lain dengan Tuhan yang suci dari
segala bentuk antropomorfisme. 

Jangan membayangkan bahwa filsafat ada hanya dalam waktu yang singkat. Dunia
tidak pernah hampa dari filsafat, juga hampa dari orang yang menguasai
hikmah, memiliki dasar-dasar dan penjelasan-penjelasan. Orang-orang semacam
itu adalah khalifah Tuhan; dan itu akan tetap ada selama ada langit dan
bumi. Perbedaan antara para filosof terdahulu dan belakangan hanya
berkaitang dengan pengguanaan bahasa, disamping perbedaan kebiasaan dalam
menyatakan ajaran mereka apakah secara eksplisit atau hanya secara isyarat
saja. 

5. Semua filosof sepakat adanya alam-alam [wujud], dan keesaan Tuhan; tidak
terdapat perselisihan di antara mereka berkaitan dengan prinsip-prinsip
masalah-masalah [filsafat]. Meskipun demikian Guru Pertama [Aristoteles]
mempunyai kedudukan penting, peringkat tinggi, yang menyalurkan pandangan
dan kemampuan-kemampuan spekulatif yang sempurna, tidak diizinkan seseorang
membesar-besarkannya dengan cara apapun untuk mengakhiri cercaan terhadap
dua gurunya [Socrates dan Plato]. Kelompok [filosof] termasuk "para utusan"
(ahl al-sifarah) dan "pemberi hukum" (syari'un), semisal Agathodaemon,
Hermes, Asclepius, dan lain-lain. 

Ada beberapa peringkat [filosof], dan mereka masuk ke dalam kelas-kelas
sebagai berikut: 
- Filosof Ketuhanan (hakim Ilahi) yang ahli dalam teosofi (ta'alluh), tetapi
tidak memiliki filsafat diskursif (bahts); 
- Filosof diskursif yang tidak memiliki teosofi; 
- Filosof Ketuhanan yang ahli dalam teosofi dan filsafat diskursif, tetapi
mempunyai kemampuan menengah dan lemah dalam filsafat diskursif; 
- Filosof yang ahli dalam filsafat diskursif, tetapi mempunyai kemampuan
menengah atau lemah dalam teosofi; 
- Murid [secara literal pencari] teosofi dan filsafat diskursif; 
- Murid teosofi saja dan 
- Murid filsafat diskursi saja. 
...


> Dikutip dari:
> http://www.iiman.co.id/
> 
> Berlangganan milis filsafat:
> Kirim e-mail kosong ke alamat: [EMAIL PROTECTED]
> 

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke