On Mon, 15 Mar 1999 16:36:42 +0700, you wrote:

| Fatwa Ahli Tasawuf :
| 
| "Semua jalan tertutup, kecuali dengan jalan rahasia (sirr)
| ke-Tuhanan"

Sebenarnya ini jangan dipahami dalam konteks itu. Karena, di
dalamnya ada kekaburan mengenai apa sebenarnya jalan sirr
ke-Tuhanan. Bagi yang awam, mungkin dapat dipahami, bahwasanya
Tuhan itu Maha Berkehendak, yang dengan Iradat-Nya, dia akan
membentangkan jalan bagi mereka yang dikehendaki-Nya. Jalan yang
dibentangkan-Nya inilah jalan sirr ke-Tuhanan. Jadi, kalau dibilang
tertutup sih sebenarnya tidak, karena memang terbuka bagi semua
orang, hanya saja, Tuhanlah yang menyeleksi dengan
kebijaksanaan-Nya siapa-siapa yang ditunjuki-Nya.

| 1. Ingatlah, bahwa jalan ke Tuhan itu merupakan jalan yang berada
| dalam dimensi diatas/diluar akal.

Dalam beberapa hal memang benar. Tapi di awal perjalanan, dengan
bijaksananya, terkadang Tuhan memberi petunjuk melalui apa yang
dipercayai oleh hamba-Nya. Bila si hamba sangat logic, maka akan
dibuktikan kebesaran-Nya dalam ke-logic-an akal si hamba. Tetapi ke
sananya, memang harus diakui tidak semuanya logis.

| 2. Siapa yang berfaham ke Tuhan bisa sampai sendiri, berarti
| tidak tahu siapa sebenarnya Rasul Allah

Wallahu a'lam.

Wassalamu'alaikum, 

Istiqfar

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke