[11/15] ISA AL MASIH DALAM AL-QUR'AN DAN BIBEL.....
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
Topik kesebelas : Seputar penyaliban Nabi Isa ....9)
Dosa warisan dan Penebusan dosa.............4)
Kesaksian Al-Kitab tentang itu...3)
Orang -orang suci tanpa penyaliban Yesus Kristus.......1)
Menurut orang-orang Kristen semua manusia turunan Adam tidak ada yang
suci satupun. Semuanya tidak ada yang luput dari dosa , maka untuk
itulah Yesus sebagai manusia yang satu-satunya suci menjadikan dirinya
sebagai tebusan untuk dosa manusia yang diturunkan oleh Adam. Itulah
maka sebabnya dikatakan mereka bahwa Yesus satu-satu-nya Juru Selamat
untuk manusia ini. Kalau kita bisa menunjukkan ada manusia yang suci
selain Yesus berarti Yesus bukanlah Juru Selamat dan Penebusan Dosa
bukanlah jalan keselamatan untuk kesucian. Dengan sendirinya Ajaran
Penebusan Dosa itu adalah sia-sia dan pandangan Agama Kristen pun
terhadap hal ini jadi gugur dan berantakan.
Orang-orang Kristenpun mengakui bahwa tidak ada seorang nabipun yang
suci dan terbebas dari dosa. Kalau kita mebaca Bibel dengan teliti,
kendatipun kaslian Bibel ini diragukan tetapi beberapa bukti-bukti yang
menunjukkan adanya orang-orang suci selain Yesus masih bisa kita
temukan sebagaimana yang dijelaskan berikut ini.
Dari Kitab Perjanjian Baru secara jelas dapat kita ketahui bahwa hamba-
hamba Allah itu terbagi kedalam dua macam tipe manusia yang jahat dan
baik. Orang-orang yang mengatakan semua manusia berdosa berarti dia
mendustakan Kitab Perjanjian Baru. Injil mengatakan sbb:
"Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang disorga,
yang menrbitkan matahari bagi orang jahat dan orang yang baik dan
menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak
benar"....... (Matius 5:45).
"Seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-
nabi-Nya yang kudus" .........(Lukas 1:70).
"Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi apabila kamu akan
melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi didalam kerajaan
Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan diluar".......(Lukas 13:28).
"Berbahagialah orang yang dianaiya oleh sebab kebenaran, karena
merekalah yang empunya Kderajaan Sorga.... sebab demikian juga telah
dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu".... (Matius 5: 10-12).
Ayat-ayat diatas secara gamblang mengungkapkan bahwa para Nabi itu suci
dan tidak berdosa adanya. Mereka telah diciptakan oleh Allah dan Allah
sendiri telah menjanjikan mereka sebagai penghuni Kerajaan-Nya. Syaitan
tidak pernah meyentuh mereka. Mereka dianiya demi mempertahankan
ketakwaan mereka. Adlah jelas orang yang mencapai martabat rohani
demikian tidaklah mungkin berbuagt dosa. Syaitan juga tak pernah mampu
menundukan dan mengungguli mereka. Bagaimanapun juiga, orang yang suka
bertengkar sekalipun, dengan adanya keterangan ayat-ayat ini, akan
mengakui bahwa dikalangan Bani Adam (manusia keturunan Adam) terdapat
orang orang-orang yang berdosa dan jahat dan ada pula orang-orang yang
saleh. Tidak seluruhnya jahat dan berdosa. Sekalinya kita menerima
kebenaran ini maka akidah Kristen menjadi bataldan bangunan anggun
Penebusan Dosa itu menjadi berantakan.
Allah menjadikan dan mengutus Nabi sebagi teladan dan panutan terbaik
bagi pengikutnya. Mereka datang memberikan pelajaran kepada manusia
lewat himbauan seperti dikatakan dalam Nehemia 9:30 :
"Namun bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabar-Mu terhadap
mereka. Dengan RohMu Engkau memperingatkan mereka".
Sekarang sekiranya Nabi-Nabi itu sendiri terlibat dalam perbiuatan
jahat, bagaimana mungkin mereka dapat menjadi tauladan dan contoh untuk
orang-orang lain dan menjadi pengawas mereka? Jelas apabila para
dikatakan berdosa, hal demikian berarti nubuwatan-nubuwatan mereka
adalah dusta dan tidak bisa dipercaya. Dan inipun jelas tidak benar dan
akidah bahwa semua Nabi berdosa adalah juga batal .
Kitab Suci Bibel menjadi saksi bahwa banyak sekali orang saleh dan suci
telah berlalu. Mereka sepanjang hidupnya tunduk kepada Allah dan taat
kepada perintah-perintah-Nya. Mereka tidak pernah membangkang kepada
Allah. Hal ini bisa dilihat pada keterangan dibawah ini.
1. Yohannes (Yahya) Pembaptis dikatakan oleh Bibel sebagai orang suci
dan berakhlak terpuji serta tak bernoda sedikitpun.
a. "Sebelum ia akan besar dihadapan Tuhan dan ia tidak akan minum
anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Rohul kudus mulai
dari rahim ibunya".........(Lukas 1:15).
b. "Tangan Tuhan menyertai dia"... (Lukas 1:66).
c. "Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. dan ia
tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri
kepada Israel".....(Lukas 1:80).
d. "Sebab Herodes segan akan Yohannes karena ia tahu bahwa Johannes
adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya"........(Markus
6:20).
e. Yohannes Pembaptgis tampil dipadang gurun dan meyerukan :
'Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis' ".......(Markus 1:4).
f. "Aku berkata kepadamu:'Sesungguhnya diantara mereka yang dilahirkan
oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar
daripadanya(...maksudnya Yohannes)' "(Matius 11:11).
g. "Karen Yohannes datang, ia tidak makan dan tidak minum dan mereka
berkata: 'Manusia datang . Ia makan dan minum, dan mereka berkata:
'Lihatlah , ia seorang pelahap dan peminum. Sahabat pemungut cukai dan
orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya'
"...........(Matius 11:18.19).
Dari ayat-ayat ini terbukti bahwa Yohannes (Yahya) adalah seorang suci
dan bersih dari dosa. Ia seorang yang menerima wahyu Tuhan. Tangan
Tuhan diatas tangannya dan dia sejak didalam rahim ibunya sudah
dipenuhi oleh Rohul Kudus. Lagi pula dia pembaptis orang-orang yang
berdosa untuk bertobat dan untuk menyelamatkan manusia yang penuh dosa
. Dia terbesar dari antara orang-orang yang dilahirkan dari rahim
perempuan. mungkinkah insan seperti ini orang berdosa? Saya kira tak
akan ada orang Kristen yang mempergunakan akalnya akan menetapkan
Yohannes Pembaptis adalah orang yang berdosa, apalagi terbukti bahwa
Isa atau Yesus dibaptis secara khusus oleh Yohannes sendiri. Sekarang
kitapun bisa mengjukan tantangan kepada orang Kristen agar membuktikan
bahwa Yohannes itu berdosa.
2. Habel anak Adam juga seorang suci dan benar dalam tiap-tiap
perbuatannya. Tidak pernah melakukan perbuatan dosa. Selanjutnya
marilah kita ikuti apa yang dikatakan Perjanjian Baru tentang Habel.
a. "Supaya kamu menanggung akibat pertumpahan darah orang yangb irdak
bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak
Berekya, yang kamu bunuh diantara tampat kudus dan mezbah"...(Matius
23:35).
b. "Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang
lebih baik dari pada korban Kain . Dengan jalan itu ia memperoleh
kesaksian kepadanya, bahwa ia benar karena Allah berkenan akan
persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah
mati".....(Ibrani 11:14).
c. "Bukan seperti Kain yang berasal dari si jahat dan yang membunuh
adiknya. Dan apkah sebabnya dia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya
jahat dan perbuatan adiknya benar"......( I Yohannes 3:12).
Disini kita melihat betapa Habel anak Adam dinyatakan oleh Perjanjian
Baru sendiri sebagai seorang suci , orang benar yang persembahannya
telah diterima oleh Allah , tidak pernah melakukan dosa. Sekali kita
mengatakan bahwa ada manusia lain yang suci tidak berdosa selain Yesus
dengan sendirinya Ajaran Penebusan Dosa akan hancur berantakan.
Sekarang marilah kita lihat pula apa yang dikatakan Al-Quran mengenai
adanya orang-orang suci yang memperoleh kesuciannya tanpa penyaliban
Isa al Masih. Orang-orang suci yang memperoleh keridhaan Allah begitu
banyaknya, merupakan fakta historis yang tidak dapat dibantah, bahwa
"penebusan dosa umat manusia" adalah khayalan belaka". Kami kutipkan
dua ayat saja dari Kitab Suci Al-Quran yang jelas-jelas menunjukkan
bahwa Penebusan Dosa itu bukanlah merupakan jalan keselamatan bagi umat
manusia.
Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Besar Muhammad SAW mengajarkan kepada
kita bahwa semua Nabi yang diutus oleh Allah kepada kaumnya dan para
penmgikutnya yang patuh dan setia adalah suci dan atas karunia Allah
Ta'ala merupakan pewaris sorga.
1. "Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad),
maka mereka akan termasuk orang-orang yang telah dikaruniai nikmat oleh
Allah, yakni para Nabi, para Siddiq, para Syahid dan para Shalih, dan
amat baiklah persahabatan mereka".......... (QS: An-Nisaa' 69).
2. " Wahai jiwa yang tenteram ! kembalilah kepada Rabbmu, dengan redha
dan diredhai, lalu masuklah ditengah-tengah hamba-hamba Ku dan masuklah
kedalam sorgaku".....(QS: 89: 27-30)
Disini kita melihat bahwa jalan keselamatan bagi manusia bukanlah
dengan Penebusan Dosa dan penumpahan darah Isa Al masih ditiang salib.
Usaha kita untuk mensucikan diri dari dosa tiada lain adlah dengan
kepatuhan kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW. Dengan dua ini saja Allah
Taala telah menjanjikan bagi kita keselamatan dan dikelompokkan kedalam
orang yang telah dianugerahkan kenikmatan duniawi dan ukhrawi yang
dijanjikan Allah.
Penganut Islam yang benar telah mendapat jaminan dari Allah Yang Maha
Pengasih dan Penyayang bahwa mereka akan dimasukkan kedalam sorga.
Betapa syari'at Islam membawa manusia dari derajat yang serendah-
rendahnya pun, ketingkat manusia berakhlak dan kemudian lebih tinggi
lagi ketingkat kerohanian, dimana ia akan bersatu dengan Allah
sebagaimana yang dipahamkan oleh ahli-ahli sufi yang merasa tenggelam
dalam kecintaannya kepada Allah.
bersambung
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)