[Bambang Edy Wrote]:
>Assalamu'alaikum wr.wb.
Wa'alaikum salam wr wb,
>Saya cukup lama mengikuti diskusi tentang "botol kosong", menarik sekali
>uraian tersebut namun bagi diri saya yang juga masih merasa kotor ini
>timbul pertanyaan, bagaimana caranya mensucikan hati yang kotor ini ??
>seberapa banyak dzikir yang harus diamalkan, dan kapan tabir/ hijab ini
>akan terbuka dan hati ini dapat menangkap kebenaran (berita langit) ??
Mas Bambang, sekedar pendapat, setahu saya dzikir itu secara umum dilakukan
tanpa batas hitungan. Mungkin sebanyak nafas anda (yang tentu saja anda
kesulitan untuk menghitungnya). Walau memang ada dzikir secara khusus.
>Saya sudah cukup lama menyusuri jalan setapak, belum juga terlihat
>perkampungan yang indah itu, apakah memang harus ada pemandu (mursyid)
>yang akan menunjuki saya ??
Mungkin karena anda kurang memperhatikan 'keindahan' sepanjang jalan.
Coba anda perhatikan sepanjang jalan yang anda lalui itu dengan kaca
mata yang berbeda dengan yang anda pakai sekarang. Insya Allah anda
akan terpesona dengan keindahan sepanjang jalan. Tapi jangan terpaku
lho mas, nanti kehabisan waktu.
Tentang waktu, orang yang ikhlash mengharapkan ridlo Allah sebaiknya jangan
'mentarget' kehendak Allah. Waktu itu milik Allah, dan kita terikat dengan
waktuNya. Berusahalah menghilangkan segala pamrih dan 'time line' itu,
hanya
satu harapan belas kasih Allah SWT.
Mursyid memang sebaiknya ada, kalaupun tidak,Allah maha tahu akan ketulusan
niat anda. Mohonlah kepadaNya agar diberikan bimbingan di jalan yang lurus.
Mohon maaf kalau saran saya kurang berkenan, dan mohon diluruskan bila
salah.
Wassalamu'alaikum wr wb,
Wargino
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)