Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.

Mas Agus, kalau anda sudah punya pemahaman begitu, pengetahuan anda 
sudah lumayan, dong, bukan awam lagi!
Merendah nih yeee...

Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
RS

AGUS SALIM wrote:
 
> Mohon maaf, sepengetahuan saya yang awam ini yang namanya Hawa Nafsu
> itu bukannya untuk dimusnahkan ato dibunuh, tetapi untuk dikendalikan.
> Hawa Nafsu kan juga  perangkat yang diberikan Allah bagi kita untuk
> mengabdi pada-Nya sebagaimana halnya syahwat. Hanya saja bila syahwat
> lebih menuju pada hal yang bersifat material sedang hawa nafsu lebih bersifat
> immaterial. Bukankah nafsu amarah yang dikendalikan oleh nafs
> muthmainnahlah yang berfungsi tatkala berperang  di Jalan Allah?
> Bukankah hawa nafsu kita pula yang membuat kita tetap bertahan untuk giat
> bekerja mengaktualisasikan diri kita. Dan dorongan hawa nafsu pula yang
> membuat kita saling berbagi disini. Tentu saja semua menjadi bentuk
> pengabdian pada Allah bila berada dalam kendali nafs muthmainnah.
> 
> Jadi yang salah bukan hawa nafsu sehingga harus dibunuh bila
> kita kemudian Mempertuhankanya, tapi kitalah yang salah. Seperti juga bukan
> syaitan yang salah bila kita tergoda, tetapi kitalah yang salah. Bilamana
> kita gagal dalam ujian yang diberikan Allah (termasuk godaan syaitan) tentulah
> kita yang perlu mengaca diri dan bukan menyalahkan dan mengutuk pihak lain.

Pak Ali Abidin :

> Yang berguna bagi manusia adalah Nafsu Muthmainnah dan Syahwat
> bukannya Hawa Nafsu. Hawa nafsu hanyalah membawa manusia menjauh dari
> jalan Tuhan dan itu tak ada gunanya, harus diperangi terus sampai mati.



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke