AWW.
Yang saya tahu semua nabi tuch berada pada shirotholmustaqim, kisah itu
mereview kwmbali kehidupan di masa lalu dimana beliau juga pernah
membunuh seseorang , pelajaran yang musti diambil adalah Musa tidak
boleh menyesali apa yang telah diperbuat pada masa lalu, karena itu
adalah sudah kehendak Allah. s.w.t
Wassalam
>From: Panca Nur Prasetya <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [Tasawuf] Re: [RE: [Tasawuf] Zalim .... kisah Nabi Khidr.]
>Date: 22 Mar 99 14:43:57 JVT
>
>AWW
>terima kasih mas RHC
>saya berusaha membaca kembali kisah tersebut, yang terbaca tetap sama
seperti
>ketika saya pertama kali membacanya dulu. Yang membingungkan sekaligus
>fenomena yang menarik adalah.
>Seorang Nabi dari suatu umat, dan Nabi tersebut membawa syariat yang
>diturunkan Tuhan untuk umat pada waktu itu, dan pada waktu itu tidak
ada
>pembawa syariat untuk umat selain dirinya, dihadapkan pada fenomena
Nabi Khidr
>yang kalau saya tangkap dengan keterbatasan saya apa yang diperlihatkan
oleh
>Nabi Khidr 'seolah-olah' membatalkan syariat yang dibawa Nabi Musa.
Jangankan
>saya, yang jauh dari yang sangat jauh, Nabi Musa as sendiri masih
>mempertanyakannya pada ketiga peristiwa tsb padahal beliau sendiri tahu
dengan
>siapa sedang berhadapan yi sso yang dianugerahi ilmu yang tinggi dan
Nabi
>Khidr sendiri menyatakan bahwa Nabi Musa tidak akan sanggup
mengikutinya
>karena tidak akan sabar kenapa?
>karena belum dimilikinya pengetahuan tentang kesabaran itu sendiri.
>mungkin itu yang terbaca dari ayat yang mas tunjukkan.
>
>Ada apa dibalik itu, itulah yang sedang dicari mungkin ada rekan-rekan
yang
>bisa menjelaskan. Fenomena apakah Nabi Khidr as tsb
>
>Tks PNP
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>Rizki Herucakra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
>
>Paca wrote:
>---------------------------------
>Untunglah waktu itu saya tertidur dan esok paginya lupa benar dengan
>cerita
>kakek malam sebelumnya. Kalau tidak mungkin saya dalam kebingungan yang
>sangat
>(seandainya waktu itu saya sudah bisa mikir);
>lha wong utusan yang sudah dikasih aturan sendiri sama Tuhan kok
berguru
>kepada orang yang membunuh anak!
>oalah sampai sekarang bingung aku rek???
>---------------------------------
>
>Anda beneran masih bingung dengan cerita Kakek Anda?
>
>Sampai sekarang ?
>
>Tenang... Nggak usah bingung. Simak saja kisah selengkapnya di Al
Quran,
>yaitu di surat ke 18 dari ayat 61 sampai 82.
>
>Mudah-mudahan Anda tidak bingung lagi...
>
>Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
>
>RHC
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>
>____________________________________________________________________
>Get free e-mail and a permanent address at
http://www.netaddress.com/?N=1
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)