[Jack far wrote:]
>Yang saya tahu semua nabi tuch berada pada shirotholmustaqim, kisah itu 
>mereview kwmbali kehidupan di masa lalu dimana beliau juga pernah 
>membunuh seseorang , pelajaran yang musti diambil adalah Musa tidak 
>boleh menyesali apa yang telah diperbuat pada masa lalu, karena itu 
>adalah sudah kehendak Allah. s.w.t
>Assalaamu 'alaikum wr. wb.
>
Kalau menurut saya tidak ada gunanya seorang nabi mencontohkan perbuatan
>dosa apapun. Contoh perbuatan dosa sudah banyak dicontohkan oleh orang lain,
>justru nabi hanya mencontohkan perbuatan mulia.
>
>Benarkah Nabi Musa membunuh manusia secara sembarangan? Rasanya tidak begitu
>melainkan dalam kisah tersebut Nabi Musa memukul (hingga mati) seorang kafir
>yang menzalimi seorang muslim. Membela seorang yang dizalimi adalah perbuatan
>yang mulia, justru jika Musa mendiamkan perbuatan zalim tersebut maka saya
>kira beliau telah berbuat dosa. Peristiwa itulah yang menyebabkan Musa
>melarikan diri dari Mesir dan meninggalkan seluruh kemegahan istana firaun.

Apakah Musa menyesali telah membunuh seorang manusia zalim? Saya rasa
ayat-ayat AlQuran tak ada satupun yang mengisahkan demikian.

>Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
>
>
>
>
>

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke