Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.
ALAMI, AKHLAKI DAN ROHANI......II)
HUBUNGAN ANTARA JASMANI DAN ROHANI......lanjutan kemaren.
Sebagaimana dijelaskan dalam tulisan kemaren bahwa ada tiga
keadaan manusia yaitu keadaan alami atau thabi'i, keadaan
akhlakhi dan keadaan rohani, yang masing-masing tingkatan dan
perkembangannya akan ditentukan dan dipengaruhi oleh tiga
kekuatan pula yaitu nafsu ammarah, lawwamah dan muthmainnah .
Jadi sesungguhnya tiga keadaan inilah yang berpengaruh pada jiwa
manusia itu sekali gus akan menentukan bagaimana manusia itu
bertindak dan berbuat untuk dirinya. Ketiga keadaan ini saling
berpengaruh dan mempengaruhi sehingga kadangkala bisa saja
dorongan-dorongan thabi'i membinasakan akhlaki dan rohani. Maka
itulah sebabnya dorongan thabi'i itu dinamakan "nafsu ammarah".
Menurut Al-Qur'an Suci keadaan-keadaan thabi'i manusia mempunyai
hubungan erat sekali dengan keadaan akhlaki serta keadaan
rohaninya. Cara makan dan minum yang merupakan keadaan thabi'i
manusia tentu saja akan mempengaruhi keadaan akhlaki dan
rohaninyanya. Maka disinilah diperlukan pengaruh agama dan
syari'at terhadap keadaan alami dan thabi'i itu sehingga akibat
bimbingan agama maka dengan sendirinya ia akan berobah menjadi
keadaan akhlaki dan rohani yang merupakan tingkatan keadaan yang
lebih tinggi dari keadaan sebelumnya.
Maka sebagaimana benda apapun yang jatuh kedalam tambang garam
akan berubah menjadi garam dan asin, seperti itu pulalah semua
keadaan alami akan berubah menjadi nilai-nilak akhlak dan
budipkerti dan sekaligus memberi pengaruh yang mendalam sekali
pada kerohanian. Itulah sebabnya Al-Qur'an amat memperhatikan
kebersihan jasmani, tata-tertib jasmani dan keseimbangan jasamani
dalam usaha kita untuk mencapai tujuan segala ibadah yakni
kesucian batin, kekhusyukan dan kerendahan hati.
Apabila kita renungkan secara mendalam maka benarlah apa yang
disinyalir oleh filsafat bahwa tingkah laku jasamani amat besar
pengaruhnya pada rohani. Perbuatan-perbuatan alami yang kita
lakukan tidak ayal lagi berpengaruh pada keadaan rohani kita.
Misalnya apabila kita mulai menangis, kendatipun dibuat-buat
untuk melakoni sebuah cerita sedih misalnya .....dengan
penghayatan yang dibuat-buat itu air mata akan menggugah suatu
perasaan dalam hati dan hatipun ikut merasa sedih. Air mata akan
menggenang dikelopak mata kita mengiringi perasaan yang ada dalam
diri kita itu.
Demikian pula apabila kita mulai tertawa secara pura-pura,
didalam hati kita timbul perasaan gembira sehingga wajah kitapun
berseri-seri menyusul perasaan gembira dalam hati itu. Gerakan
sujud secara jasmani dalam shalat misalnya menimbulkan perasaan
khusyuk dan kerendahan hati dalam roh. Sebaliknya kita saksikan
juga bahwa apabila kita berjalan dengan menengadah seraya
membusungkan dada, hal ini akan menimbulkan semacam perasaan
takkabur dan sombong dalam diri kita. Dari contoh-contoh dan
permisalan diatas nampaklah sejelas-jelasnya bahwa gerak-gerik
jasmani tidak bisa dipungkiri lagi mempengaruhi keadaan rohani.
Begitu juga berdasarkan pengalaman yang dibenarkan pula oleh
dunia kesehatan, bahwa makanan yang beraneka ragam itu juga
mempengaruhi kemampuan otak dan hati. Misalnya silakan diamati
dengan seksama keadaan orang-orang yang sama sekali tidak pernah
makan daging. Potensi keberanian mereka lambat laun semakin
berkurang sehingga hati mereka menjadi lemah dan mereka
kehilangan satu kekuatan yang terpuji anugerah Tuhan. Kesaksian
hukum kodrat berkenanaan dengan itu membuktikan bahwa diantara
binatang-binatang berkaki empat pemakan rumput tak ada seekor pun
yang memiliki keberanian yang sebanding dengan keberanian
binatang pemakan daging. Hal ini juga dapat kita saksikan pula
pada dunia burung-burung.
Dari sini kita bisa menyimpulkan dan tidak diragukan lagi bahwa
makanan berpengaruh pada akhlak dan budipekerti. Orang yang siang
malam mengutamakan makan daging dan sedikit sekali makan sayur-
sayuran maka orang tersebut kurang memiliki sifat santun dan
rendah hati. Sedangkan orang yang mengambil jalan tengah akan
mewarisi kedua sifat itu. Mengingat akan hikmah itulah Allah
Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Suci:
"Kuluu wasyrabu wala tusrifuu".....Makan dan minumlah dan
janganlah berlebih-lebihan (QS. 7:31).
Yakni makanlah daging....makan jugalah yang lain tetapi janganlah
melampaui batas dan seimbangkanlah agar jangan menimbulkan
pengaruh buruk pada keadaan akhlak dan jangan pula merugikan
kesehatan.
Sebagaimana perbuatan dan tingkah laku jasmani berpengaruh pada
roh, begitu pula adakalanya roh pun berpengaruh pada tubuh. Orang
yang sedang mengalami kesedihan akan murung dan dan matanya
tergenang airmata, sedangkan yang bergembira tentu akan tertewa
dan wajahnya berseri-seri ceria...Makan, minum, tidur, bangun ,
bergerak, berjalan, mandi dan lain-lain merupakan perbuatan-
perbuatan jasmani. Segala perbuatan itu pasti mempengaruhi
keadaan rohani kita. Struktur jasmani kita sangat erat
hubungannya dengan perangai dan tabiat kemanusiaan kita.
Luka yang terjadi pada suatu tempat di otak segera akan
menghilangkan daya ingat, dan luka pada tempat yang lain
menyebabkan hilangnya kesadaran. Udara wabah penyakit dan beracun
yang masuk dalam tubuh secara cepat menjalar keseluruh tubuh,
kemudian memberi bekas dalam hati yang selanjutnya mengacaukan
jaringan batiniah yang dengannya terkait sistim akhlak . Akhirnya
dalam beberapa detik saja orang itu mati seperti orang
gila.....Ringkasnya , penderitaan jasmani juga memperlihatkan
pemandangan menakjubkan yang dengan itu terbuktilah bahwa antara
roh dan tubuh terdapat suatu pertalian demikian rupa, diluar
kemampuan manusia untuk menyingkapkan rahasianya...
Reading source:
The Philosophy of the teachings of Islam by Hazrat Mirza Ghulam
Ahmad , The London Mosque 1979...
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin, Jalan Rambutan B-32, Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)