>[Bambang Edy wrote:]
>apa bedanya ruh dengan nyawa dan
>apa bedanya dengan jiwa ??
>
Assalaamu 'alaikum wr. wb.
Rasanya pak Imam Suhadi dahulu sudah pernah menjelaskan tentang
perbedaan Ruh dengan Jiwa tersebut. (Dimana pak Suhadi ya?) Berikut ini
saya kutipkan kembali penjelasan beliau.
Intinya menurut penjelasan tsb (rasanya mengacu pada Al-Ghazaly) bahwa
Jiwa itu menunjuk pada dua hal yaitu 'Hawa Nafsu' (Anfus) dan 'Nafsu
Muthmainnah' (Nafs). Sedang Ruh? Masih menurut ybs, Ruh itu (selain
dalam pengertian nyawa) memiliki 3 pengertian yaitu sebagai Ruhul Amin
(Jibril), Ruhul Awwal, dan Ruhul Quddus. Ruhul Quddus adalah fase dewasa
dari Ruhul Awwal. Ruhul Quddus ini adalah wujud penguatan Allah pada
manusia yang telah telah bertemu diri dengan Nafsu Muthmainnahnya.
Sebaiknya memang penjelasan awal tentang Hati, Ruh, Jiwa dst dibaca
ulang. Mungkin waktu itu tidak jelas, barangkali setelah dibaca ulang
malah jadi cukup jelas.
Berikut kutipan dari sebagian penjelasan Imam Suhadi:
-----------------------
JIWA (An Nafs)
-----------------------
An-Nafs dalam kebanyakan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, diartikan
dengan Jiwa atau diri. Padahal sesungguhnya An-Nafs ini menunjuk kepada
dua maksud, yaitu : hawa nafsu dan hakikat dari manusia itu sendiri
(diri manusia).
1. Hawa Nafsu
Nafsu yang mengarah kepada sifat-sifat tercela pada manusia. Yang akan
menyesatkan dan menjauh dari Allah. Inilah yang oleh Rasulullah SAW
dalam hadits yang diriwayatkan Al Baihaqi dari Ibnu Abbas :
"Musuhmu yang terbesar adalah nafsumu yang berada diantara kedua
lambungmu".
"Dan aku tidaklah membebaskan diriku (dari kesalahan), karena
sesungguhnya nafsu itu suka menyuruh kepada yang buruk". (QS Yusuf : 53)
"... dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan
kamu dari jalan Allah...". (QS Shaad : 26)
2. Diri Manusia
Diri manusia ini apabila tenang, jauh dari goncangan disebabkan pengaruh
hawa nafsu dan syahwat, dinamakan Nafsu Muthmainnah.
"Hai jiwa yang tenang (nafsu muthmainnah), kembalilah kepada Tuhanmu,
merasa senang (kepada Tuhan) dan (Tuhan) merasa senang kepadanya". (QS
Al Fajr : 27-28)
Namun diri manusia yang tidak sempurna ketenangannya, yang mencela
ketika teledor dari menyembah Tuhan, disebut Nafsu Lawwamah.
"Dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat mencela kejahatan (Nafsu
Lawwamah)". (QS Al Qiyamah : 2)
---------------------
RUH (Ar Ruh)
---------------------
Perkataan Ruh, mempunyai dua arah. Sebagai nyawa dan sebagai suatu yang
halus dari manusia.
1. Nyawa
Pemberi nyawa bagi tubuh. Ibarat sebuah lampu yang menerangi ruangan.
Ruh adalah lampu, ruangan adalah tubuh. Mana yang terkena cahaya lampu
akan terlihat. Mana yang terkena ruh akan hidup.
2. Yang Halus dari Manusia
Sesuatu yang merasa, mengerti dan mengetahui. Hal ini yang berhubungan
dengan hati yang halus atau hati ruhaniyah.
Dalam Al Qur'an, Allah SWT menggunakan kata Ruh dengan kata Ruhul Amin,
Ruhul Awwal, dan Ruhul Qudus.
Adapun maksud-maksud dari kata tersebut merujuk kepada keterangan yang
berbeda-beda yaitu :
1. Ruhul Amin
Yang dimaksud dengan ini adalah malaikat Jibril.
"Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan
semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruhul Amin". (QS Asy-Syu'araa' :
192-193)
2. Ruhul Awwal
Yang dimaksud dengan ini adalah nyawa atau sukma manusia.
3. Ruhul Qudus
Yang dimaksudkan dengan ini bukanlah malaikat Jibril, tetapi ruh yang
datang dari Allah, yang menguatkan, menjadi petunjuk serta kabar gembira
bagi orang-orang yang beriman.
Katakanlah : "Ruhul Qudus menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan
benar, untuk meneguhkan hati orang-orang yang telah beriman, dan menjadi
petunjuk serta khabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri
(kepada Allah)". (QS An Nahl : 102)
"... dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran kepada Isa putra
Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus... ". (QS Al Baqarah
:87)
"...Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam
hati mereka dan menguatkan mereka dengan ruh yang datang dari
pada-Nya...". (QS Al Mujadillah : 22)
Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)