Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamu'alaikum wr.wb.
Apa kata Al-Qur'an apa pula kata Injil....1)
Al-Qur'an adalah Kitab Suci yang merupakan petunjuk utama bagi manusia
untuk kehidupan beragama ini. Didalamnya diutarakan masalah Ketauhidan,
Keagungan Ilahi dan beberapa hal-hal yang berkaitan dengan
perselisihan dikalangan kaum Yahudi dan Nasrani. Al-Qur'an telah
menyelesaikan perselisihan itu dengan jelas dan beberapa yang mereka
pertengkarkan telah diputuskan oleh Al-Qur'an. Kematian Isa ibnu Maryam
diatas salib sebagaimana yang diyakini orang orang-orang Kristen dewasa
ini telah dijelaskan oleh Al-Qur'an sebagai keyakinan yang tidak
berdasar dan palsu. Tidak ada kematian diatas salib sebagai penebusan
dosa, tidak ada kematian terkutuk diatas salib sebagaimana yang
diyakini oleh kaum Yahudi dan juga tidak ada pengangkatan keatas langit
secara fisik sebagaimana juga diyakini oleh sebahagian Umat Islam ini.
Begitu juga Al-Qur'an menegaskan larangannya untuk untuk beribadah
kepada sesuatu selain Allah, juga Al-Qur'an tidak membenarkan
penyembahan manusia, hewan, matahari dan bulan serta sarana-sarana
duniawi lainnya termasuk diri kita sendiri. Sewajarnyalah kita sangat
berhati-hati melangkahkan kaki dalam hidup dan kehidupan ini. Biar
hanya selangkah saja kita melangkah, tetapi bertentangan dengan ajaran
Tuhan dan petunjuk Al-Qur'an tidak mustahil langkah kita yang keliru
itu akan menyeret kita kepada kekeliruan yang lain. Sekali saja
seseorang berbohong pasti akan berbohong lagi untuk menutupi kebohongan
yang telah diciptakannya itu. Andaikan kita mencoba mengabaikan suatu
perintah diantara sekian banyak perintah yang digariskan Al-Qur'an sama
saja dengan kita menaruh suatu penghalang yang menutup pintu
keselamatan yang akan kita masuki.
Jalan keselamatan yang sempurna dan hakiki telah dibukakan oleh Al-
Qur'an, sedangkan semua jalan yang lain adalah bayangannya. Untuk itu
tiada pilihan lain bagi kita selain membaca Kitab itu dan mencintainya
sedemikian rupa melebihi yang lainnya dan disanalah terhimpun segala
macam kebaikan. Sumber segala kebahagiaan dan keselamatan bagi kita
terdapat dalam Al-Qur'an . Tiada sebuahpun keperluan agama kita yang
tidak terdapat dalam Al-Qur'an . Al-Qur'an adalah saksi yang
membenarkan atau mendustakan keimanan kita pada hari kiamat kelak.
Dibawah kolong langit ini tidak ada sebuah Kitab pun yang secara
langsung dapat memberi petunjuk kepada kita kecuali Al-Qur'an. Allah
telah berkenan memberikan karunianya kepada kita berupa kebanjikan
dengan menganugerahkan kita sebuah Kitab Suci seperti Al-Qur'an ini.
Nikmat denga diturunkannya Al-Qur'an bagi manusia ini sungguh sangat
berharga sekali, kendatipun banyak sekali diantara manusia tidak
mengetahui dan menyadarinya. Nikmat ini bagaikan harta pusaka yang
begitu besar nilainya. Andaikan Al-Qur'an ini tidak diturunkan , maka
seantero dunia hanya laksana segumpal daging busuk yang menjijikkan
belaka. Al-Qur'an adalah sebuah Kitab Yang Agung dan semua petunjuk
tandingan itu tiadalah berarti bila dihadapkan kepada Al-Qur'an. Kalau
kita baca pada Kitab Perjanjian Baru, dimana pembawa Injil itu adalah
rohulkudus yang menampakkan diri hanya dalam bentuk seekor burung
merpati -seekor hewan yang tidak berdaya lagi lemah yang seekor kucing
saja dapat menerkamnya.
Maka bisa kita lihat dari hari kehari orang-orang Kristen kian jatuh
kejurang kelemahan, lagi pula jiwa rohaniatnya sudah tidak ada lagi
dalam diri mereka sebab tumpuan keimanan mereka hanya terletak kepada
burung merpati. Bandingkanlah dengan Rohulkudus Al-Qur'an yang
menampakkan dirinya dalam bentuk yang agung, sehingga seluruh alam
semesta dipenuhi oleh wujudnya dari ujung kaki bumi sampai kepuncak
langit. Jadi alangkah jauhnya perbedaan diantara burung merpati dan
penampakan agung yang disebutkan juga didalam Al-Qur'an Suci itu.
Al-Qur'an dapat membuat seseorang menjadi insan suci dalam jangka
seminggu, menjadikan diri manusia ini melebihi kesucian malaikat asal
saja kita-kita ini dari segi lahiriah dan batiniah pada dasarnya tidak
berpaling dari Al-Qur'an . Tidak ada Kitab Suci selain Al-Qur'an yang
mengumandangkan dan mengajarkan para pembacanya suatu do'a dan juga
memberikan suatu pengharapan:
"Ihdinassirathal mustaqiima ,shirathalladziina an'amtaa 'alaihim......
...Tunjukkanlah kepada kami jalan kenikmatan-kenikmatan yang telah
ditunjukkan kepada orang-orang dahulu...
Mana jalan kenikmatan tersebut? Dan kenikmatan apa yang telah diperoleh
oleh kaum-kaum terdahulu yang Allah perintahkan bagi kita buat memohon
do'a kepada-Nya agar juga kita ditunjukkan jalan untuk memperoleh
nikmat tersebut? Sebagaimana dijelaskan oleh QS An-Nissa' ayat 69 Allah
menjanjikan nikmat tersebut bagi orang-orang yang menta'ati Allah dan
Rasulnya Muhammad SAW yakni nikmat kenabian, nikmat siddiq, nikmat
syahid dan nikmat saleh. Oleh karena itu hendaklah kita pertinggi
semangat kita dengan mengamalkan apa yang ada dalam Al-Qur'an itu.
Semuanya itu adalah janji Allah yang disampaikannya lewat Al-Qur'an
juga.
(Dari Buku Bahtera Nuh, oleh Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., Pendiri
Jemaat Ahmadiyah)
........bersambung.
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin, Jalan Rambutan B-32, Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)