Ass.
Dalam konsepsi Antum, tentang Iman, realisasinya adalah Iman juga ?
bingung nih...
sering kita mendengar dalam kutbah-kutbah Jum at, sbb:
Marilah kita tingkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah swt dengan
cara melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.
kongkritnya ? atau metodenya ?
bahwa Ana pernah mendengar bahwa Iman yang paling rendah adalah
melaksanakan semua perintah_Nya dan menjauhi semua laranganNya.
trus sampai setingkat mana Iman kita sekarang ?
bagaimana tolok ukurnya ?

Wass.
Wachid
Banjarmasin


--- Abah Hilmy  wrote:
> Bismillahirrahmaanirrahiim
> Assalamu'alaikum Wr. Wb
> 
> Ad-Diin adalah Iman, Islam dan Ihsan (Al Hadits
> Riwayat Muslim) 
> Iman, Islam dan Ihsan adalah konsepsinya. 
> Realisasinya adalah Iman, Amal, Shalih
> 
> Konsepsi     Realisasi 
> Iman            iman 
> Islam            amal 
> ihsan            shalih
> 
> Seorang yang mengalir dari dirinya amal shalih
> berdasarkan keimanan, maka 
> ia disebut TAQWA.
> 
> Iman itu seperti pondasi/tiang jembatan. 
> Ihsan itu seperti penampang jembatan, 
> 
> Dan Amal itu adalah segala sesuatu yang melintas di
> atas jembatan tersebut.
> Apabila sebuah jembatan dengan pondasi/tiang yang
> rapuh, maka akan sulit 
> meletakkan penampang jembatan di atasnya. Sehingga
> segala sesuatu tidak 
> bisa ampai ke seberang.
> 
> Namun apabila jembatan tersebut dengan tiang pondasi
> yang kuat. Namun 
> penampang jembatannya rapu atau licin, maka segala
> sesuatu yang melintas 
> diatasnya harus hati-hati. Salah-salah bisa
> menggelincirkannya.
> 
> Apabila tiang pondasi dan penampangnya kukuh, maka
> segala sesuatu akan 
> sangat mudah sampai diseberang.
> 
> Demikian pula amal kita. Apabila dijalankan diatas
> IMAN dan IHSAN, maka 
> seluruh amal kita (mulai dari ke WC, tidur, sampai
> shalat) bernilai tinggi 
> di sisi Allah.
> 
> Marilah sama-sama kita melongok kedalam. 
> Apakah sudah kokoh peondasi jembatan iman kita. 
> Dan sudah kokoh pula penampang jembatan ihsan kita.
> 
> Dimana kita melandasi segala amal perbuatan kita
> atas dasar keberserahan 
> diri kita pada Allah. 
> Bukan semata-mata "tanggung jawab dakwah". 
> Bukan semata-mata "kawan atau jamai'" 
> Bukan sema-mata "segala sesuatu selain Allah"
> 
> Sehingga seorang arif berkata... 
> "barangsiapa yang mengembalikan segala urusan kepada
> Allah maka Allah-lah 
> yang akan mengurusnya. Allah lah yang akan
> melindunginya".
> 
> Wallahu'alam
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis :
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n
> Muhammad Sigit P)
> 
> 
> 
> 
> 
> 

_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke