assalamualaikum,
Ahad 14 Mei 1999 yang lalu saya melihat fenomena lucu, tapi juga aneh, dan
mungkin menyakitkan.Di bandung ada angkot yang di depannya di pasang
striker PDi yang bertuliskan Allahu Akbar 3x, tapi dispionnya ada
gantungan salib

bagaimana?

 On Mon, 24 May 1999, Rachmasari, wrote:

> 
> 
> > -----Original Message-----
> > From:       Mulyono [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent:       Saturday, May 22, 1999 10:27 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > Subject:    Partai-Partai
> > 
> > 
> > 
> > >From: Vera Florida <[EMAIL PROTECTED]>
> > >To: "'Mulyono'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > >        "'Rusnita Saleh'"
> > >    <[EMAIL PROTECTED]>,
> > >        "'Supardi'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > >        "'Suryadiningrat'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > >        "'Vivien Avianti'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > >        "'Susi Agnesi'" <[EMAIL PROTECTED]>
> > >Subject: FW: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Date: Fri, 12 Feb 1999 11:23:14 +0700
> > >X-Mailer:  Microsoft Exchange Server Internet Mail Connector Version
> > 4.0.996.62
> > >
> > >
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >From:      Delia
> > >Sent:      Friday, February 12, 1999 11:07
> > >To:        Anda Zulfan; Gunadi Hastowo; Suparno; Koestanto; Surati Ekowarsih; 
> > >Vera Florida
> > >Subject:   FW: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Importance:        High
> > >
> > >FYI
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >From:      Nugraha Adi Prasetya
> > >Sent:      Wednesday, February 10, 1999 11:28 AM
> > >Subject:   PDI: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Importance:        High
> > >
> > >ass.Wr.Wb.
> > >Saya bukan Anti PDI, bukan Anti demokrasi, bukan pula Anti Kristen... 
> > >namun bagaimanapun kita ummat Islam. Kebaikan dan kebenaran memang ada 
> > >dimana-mana... tapi untuk belajar dan memanfaatkan semua itu... kita 
> > >nggak perlu terkagum-kagum pada Jargon-jargon Agama lain... yg 
> > >sebenarnya umum terdapat pada setiap ideologi! Sangat cukup dengan 
> > >menghormati keberadaannya. Tanpa berpartisipasi pada Jargon-jargon 
> > >Politik berdasarkan "jiwa kepemimpinan yg tidak jelas" .
> > >Saya bukan Provokator... ini hanya himbauan... sekali lagi himbauan 
> > >sebagai umat Islam kepada umat Islam yg lain, agar para generasi muda 
> > >sadar sepenuhnya dalam memilih aspirasi politik yg mewakili keyakinan 
> > >hidup lahir-batinnya... Islam harus terserap luar-dalam dalam aspirasi 
> > >sosial/politis bagi ummat, sehingga memilih Pemimpin Negara yang 
> > >"ISLAMI" adalah yang wajar dan tidak berlebihan, sebagai bukti bahwa 
> > >kita mau belajar meyakini ajaran dan kekuatan Islam...kpd jalan hidup 
> > >yg sebenar-benarnya...
> > >Demikian pun sbg Umat Islam kita harus menghormati aspirasi dan 
> > >keyakinan umat lainnya... Silahkan baca ulasan berikut...dengan hati2 
> > >,penuh seksama... dan berkepala dingin...
> > >Thanx a bunch J
> > >Wass.Wr.Wb.
> > >QnoYz beWizer
> > >"It is said that patience walks hand in hand with intelect,each 
> > >supporting the other.  The more intelect one possesses, the more one 
> > >may understand the meaning of patience,  and the essential logic 
> > >behind it. Knowledge is the soul and patience the body,  the 
> > >foundation of bith is intellect."
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >
> > >Sent:      Tuesday, February 09, 1999 20:47
> > >To:        Mail2news-19990209-soc.culture.indonesia+alt.culture.indonesia@anon
> > 
> > >.lcs.mit.edu; [EMAIL PROTECTED]
> > >Subject:   PDI: DOMINASI KRISTEN
> > >
> > >Megawati sekarang ini dicalonkan sebagai Presiden oleh PDI yang 
> > >didominasi oleh golongan Kristen dan Sekuler Anti Islam seperti yang 
> > >ada di Turki. Begitu dominannya orang-orang Kristen, sehingga banyak 
> > >di antara mereka yang menduduki posisi penting, seperti Sekjen PDI 
> > >yang dijabat oleh Alex Litaay (aktivis kristen), Litbang oleh Kwik 
> > >Kian Gie, Aberson Marle Sihaloho, Yakob Nuwa Wea yang sering 
> > >mengerahkan massa untuk demo, Mangara Siahaan, Sabam Sirait, Cornelis 
> > >Lay, Theo Syafei (Ekstrimis Kristen yang menganggap Islam musuh besar, 
> > >karena dia menuduh ummat Islam ingin membasmi Kristen dan Cina), 
> > >Sembiring Meliala, dll. Sementara sebagian umat Islam yang ada di sana 
> > >cuma jadi kroco-kroco tak berarti untuk jadi figuran demo yang 
> > >menimpuki pendukung PDI Suryadi.
> > >Sementara segelintir umat Islam yang awam, seperti Ali Sadikin (yang 
> > >pernah melegalisasi judi), mendukung Megawati lewat Barisan Nasional, 
> > >begitu juga dengan beberapa jenderal Kristen, seperti Sembiring 
> > >Meliala, Theo Syafei, dll. Spanduk-spanduk POSKO GOTONG ROYONG untuk 
> > >mendukung PDI Mega bermunculan di hampir setiap kelurahan. Tak jarang 
> > >ada juga Muslim yang tak tahu menahu tentang sejarah PDI serta 
> > >kepengurusannya yang didominasi Kristen ikut memasang spanduk 
> > >tersebut.
> > >Mengingat pendidikan Megawati yang rendah (cuma SMA), jelas Megawati 
> > >ini cuma akan jadi boneka oleh orang-orang Kristen seperti Alex 
> > >Litaay, Sabam, Aberson, dll, yang akan membuat kebijakan yang 
> > >merugikan umat Islam.
> > >Sudah saatnya umat Islam, terutama para ulama, untuk saling 
> > >mengingatkan agar kita jangan sampai memilih satu kelompok yang 
> > >didominasi golongan Kristen untuk menguasai pemerintahan di Indonesia. 
> > >Megawati sekarang sering menempati posisi pertama di berbagai polling 
> > >Presiden yang diadakan oleh beberapa kelompok, karenanya para ulama 
> > >dan cendekia Islam harus berusaha keras melalui tabligh akbar, ataupun 
> > >facsimile ke lembaga-lembaga Islam, untuk menyebarkan informasi yang 
> > >benar tentang PDI dan bahaya apa yang akan terjadi jika PDI yang 
> > >didominasi golongan Kristen itu berhasil menguasai pemerintahan.
> > >Jika itu terjadi, tentulah banyak pejabat-pejabat Islam yang akan 
> > >tersingkir, gerakan Kristenisasi semakin menjadi-jadi, sementara 
> > >kebijakan yang bertentangan dengan Islam seperti pelarangan jilbab 
> > >yang terjadi di Turki akan terulang kembali di sini.
> > >Berikut ini adalah tulisan saya mengenai PDI yang saya kutip dari 
> > >berbagai majalah:
> > >
> > >PDI   sebenarnya merupakan  fusi dari  partai Nasionalis  dan partai 
> > > Kristen  seperti IPKI,  PNI, Murba,  Partai Katolik,  dan Parkindo 
> > >(Partai Kristen  Indonesia). Dulu  pimpinan PDI  selalu dari golongan 
> > >Kristen seperti Nico Daryanto, Sabam Sirait. Namun mengingat  87% dari 
> > > jumlah pemilih  adalah umat  Islam, maka  PDIpun  berusaha memberi 
> > > warna Islam"  agar mereka  bisa merebut suara dari pemilih Muslim. 
> > >Sebab tanpa itu, maka  mereka tidak akan mungkin bisa memenangkan 
> > >Pemilu.  Maka PDIpun  segera membentuk lembaga "Islam" MMI (Majelis 
> > >Muslimin Indonesia)  yang sekarang dipimpin oleh tokoh PNI H Dimmi 
> > >Haryanto.
> > >
> > >Sayangnya lembaga ini cuma sekedar kosmetik untuk menarik umat Islam 
> > >memilih PDI. Anggota majelis ini dengan rajin  melantunkan ayat-ayat 
> > >Al Qur'an. Sementara poster slogan "Islam agamaku  dan PDI  pilihanku" 
> > >juga dipasang di mana-mana. Kalau untuk PPP  yang 100% anggotanya 
> > >adalah Muslim, saya rasa slogan itu wajar.  Tapi kalau PDI yang 
> > >dominan dengan tokoh Kristen seperti Aberson,  BN Marbun, Marcel 
> > >Beding, Suko Waluyo,  apa hal  ini wajar?  Slogan itu jelas tidak 
> > >benar bagi para tokoh Kristen tersebut.
> > >
> > >Meskipun ada beberapa anggota PDI yang  Muslim (biasanya  dari partai 
> > >Nasionalis yang abangan/KTP), namun mereka ini tak  lebih sekedar 
> > > menjadi  vote   getter.  Suara   mereka  tidak   begitu berpengaruh 
> > >di PDI dan  kalah vokal  dengan tokoh-tokoh  Kristen seperti Sabam 
> > >Sirait, Nico Daryanto, Aberson, BN Marbun,  Marcel Beding,  Suko 
> > > Waluyo,  Alex  Litaay,   dsb.  Karenanya   banyak kebijaksanaan PDI 
> > >yang bertentangan dengan  aspirasi umat  Islam di Indonesia (Ummat No. 
> > >20, 1 April 1996).
> > >
> > >Tokoh Islam Lukman Harun (fungsionaris  PP Muhammadiyah,  PPP, dan 
> > >ICMI)  mengatakan: "PDI  yang merupakan  fusi dari  beberapa partai 
> > >dengan ideologi yang heterogen, selama ini lebih diwarnai oleh Kristen 
> > >dan Katolik...Anehnya, pada Pemilu 1992, PDI tampil pula dengan 
> > >slogan-slogan ke  Islaman (tanpa  ini, mustahil  PDI yang  didominasi 
> > > Kristen  sanggup memenangkan  Pemilu yang  87% pemilihnya adalah 
> > >Islam), setelah menolak "Peradilan Agama"  dan RUU Pendidikan..."
> > >
> > >Sebenarnya pada majalah Ummat nomor sebelumnya dibahas  secara panjang 
> > > lebar  mengenai borok  PDI ini.  Namun karena  vokalnya anggota dan 
> > >simpatisan PDI memprotes hal tsb, maka majalah Ummat menurunkan 
> > >kembali tulisan tentang PDI dengan format yang  lebih lunak.
> > >
> > >Pada Daftar Calon Sementara, dari ketiga OPP, ternyata  jumlah Caleg 
> > >Non Muslim jauh lebih banyak dibanding dengan yang Muslim. Jika di 
> > >Sumsel, Bengkulu, dan Lampung yang mayoritas penduduknya beragama 
> > >Islam terdapat Caleg Kristen pada pada DCS PDI, maka di Timtim  dan 
> > >Irian  Jaya sama  sekali tidak  terdapat Caleg  yang beragama Islam.
> > >
> > >Inilah contoh daerah dimana  jumlah umat  Islam mencapai  80%, tapi 
> > >ternyata jumlah  Caleg yang  PDI yang  Muslim hanya  kurang dari 30%, 
> > >yaitu daerah Kalbar dan Kalteng:
> > >
> > >Daerah Pemilihan Kalbar:
> > >PPP                             PDI
> > >
> > >1. H. Urai Faisal Hamid SH      Drs. Sebastian Mas Sardi
> > >2. Drs Zainudin Isman           H Darwis Abubakar
> > >3. H. Natsir Zubaidi            Caecillia Sri Pudy A
> > >4. KH Cairuman Ar Rahbini       Hierony Bulang BA
> > >5. KH Djalaludin HAS            Leonardus Mijateng
> > >6. Kiai Mas'udi                 Drs H Ilham Sanusi
> > >7. dr H Ali Asfar               Silvanus Sungkalang
> > >8. Saburi H Ahmad BA            Makarius SH
> > >9. Sutarmidji SH                Dra Evi mellianty
> > >10.Hasan Ahmad SH               Ian Pribadie
> > >
> > >11.Drs Herman Rofi              Namazi Noor
> > >12.M Ridha'ie SH                Yohanes Djadjah
> > >13.H Syarif Abdullah            Romulus Sintong
> > >14. H Ishaq Saleh               Yohanes Kombongsuka
> > >
> > >Dari DCS di atas  jelas bahwa  meskipun di  Kalbar itu  Muslim 
> > >mayoritas jumlahnya, tapi di PDI mereka  cuma minoritas.  Mereka cuma 
> > >jadi vote getter belaka. Sekarang  untuk  DCS di  Kalteng kita  akan 
> > >membandingkan  PDI dengan GOLKAR biar  lebih adil.  Soalnya kalau 
> > > dengan PPP  yang Calegnya seluruhnya Islam, PDI jelas kebanting.
> > >
> > >Daerah Pemilihan Kalteng:
> > >GOLKAR                          PDI
> > >
> > >1. Ir. H. Sjahrani Sjahrin SE   Metropole B Janguk
> > >2. Soelaeman Silam SE           Mangasa Cyrus Sianipar
> > >3. Ir. H Imam M Muhardio        Hardeman K Nyaring
> > >4. Adang Pamekas                Cosmas Soemono
> > >5. Dra Hj Chairun Nisa MA       Ir Pribadyo S
> > >6. H. Fakih Sjar'i BSc          Samuel Mihing BA
> > >7. Ir Sarwono Kusumaatmadja     Hidin S Rindong SE
> > >8. Drs. Waskito                 Sinly S Karras SH
> > >9. Dr. Ir. Irawadi              Godfriend Junil Lambung SH
> > >10.Chris Kelana                 Borak Milton
> > >11.Ir Reinout Sylvanus          Sulasmo
> > >12.H. Masran H Masjuhur         Drs Darmus J Kiong
> > >
> > >(Sumber: Republika 21 dan 22 Januari 1997)
> > >Yah kalau di Golkar Muslimnya masih dominan bahkan beberapa di antara 
> > > Calegnya adalah  Haji dan  Hajjah, maka  di PDI  sedikit sekali dan 
> > >karena tidak ada yang Haji padahal mereka  sebenarnya sudah mampu 
> > >(sebagai Caleg masa tidak bisa), maka keimanannyapun patut 
> > >dipertanyakan.
> > >
> > >Sedangkan untuk wilayah Irian Jaya dan Timtim, semua Caleg PDI adalah 
> > > Kristen,  padahal  di  PPP   Calegnya  semuanya   Islam, sedangkan 
> > >GOLKAR  yang netral  masih menyisakan  Caleg Islam  di kedua propinsi 
> > >tersebut. Inikan jelas tidak adil.
> > >
> > >Jika di Kepartaian saja PDI sudah bersikap tidak adil terhadap umat 
> > > Islam  apalagi  jika  mereka  berkuasa.  Kemungkinan  Para pejabat 
> > > pemerintahan dan  pegawainya serta  anggota ABRI  pasti mayoritasnya 
> > > dipegang  oleh   orang-orang  Kristen,   sedangkan orang-orang Islam 
> > >hanya menganggur belaka.
> > >
> > >Tidak heran karena kurangnya wakil  Islam di  PDI, maka  dalam hal 
> > >kebijaksanaan mengenai "Anak Angkat"  dan "RUU  Perkawinan", sikap PDI 
> > > selalu berseberangan  dengan GOLKAR  dan Umat  Islam.
> > >
> > >Dalam Al  Qur'an dijelaskan  bahwa wanita  Muslim haram  menikah 
> > >dengan  pria  Non  Muslim,  pemerintah,  GOLKAR,  dan PPP  sudah 
> > >menyetujui RUU yang seseuai dengan ayat Al Qur'an tersebut, tapi 
> > >ternyata PDI  justru menolaknya.  PDI ingin  agar wanita  Muslim 
> > >diperbolehkan  untuk  menikah  dengan  pria  Non Muslim.  Inikan 
> > >menginjak-injak  ajaran  Islam  namanya.  Tapi  kalau sikap  PDI 
> > >sering bertentangan dengan Islam itu tidak mengherankan,  karena 
> > >kepengurusan PDI sendiri yang tergambar dalam DCS sekarang  ini, 
> > >terlalu  didominasi  oleh  kelompok  kristen.  Dengan   demikian 
> > >aspirasi Islam jadi kurang terwakili di partai ini.
> > >
> > >Kalau  di  Indonesia,  yang  87%  penduduknya  Muslim,  jumlah 
> > >pengurus PDI yang  Muslim yang  menjadi Caleg  cuma sekitar  70% 
> > >mungkin kita masih bisa menerima. Tapi ini ternyata kurang  dari 50%. 
> > >Inikan jelas  tidak proporsional.  Dibandingkan dengan  OPP lainnya 
> > > seperti  PPP  yang  100%  Islam atau  GOLKAR yang  rada proporsional, 
> > > cuma  PDI-lah  partai  yang  terlalu   didominasi golongan Kristen. 
> > >Kita mengetahui bagaimana Alex Litaay  ngambek kalau dia tidak 
> > >dijadikan Sekjen oleh Megawati.
> > >
> > >Di  dalam  Al  Qur'an, kita  diharamkan mengambil  orang-orang kafir 
> > >sebagai pemimpin. Berikut ini adalah  ayat-ayat Al  Qur'an tersebut:
> > >
> > >"Janganlah orang-orang Mukmin menjadikan  orang Kafir  sebagai 
> > >pemimpin..."(Ali Imran 28).
> > >
> > >"Hai  orang-orang   yang  beriman!   Janganlah  kamu   jadikan 
> > >orang-orang Kafir sebagai pemimpin..."(An Nisaa 144).
> > >
> > >"Hai  orang-orang   yang  beriman!   Janganlah  kamu   jadikan 
> > >orang-orang Yahudi dan Nashrani sebagai  pemimpin. Mereka  hanya 
> > >berhak memimpin golongan mereka. Barang siapa  di antara  kalian 
> > >menjadikan  mereka  sebagai  pemimpin,   maka  sesungguhnya   ia 
> > >termasuk  golongan  mereka (Yahudi  atau Nasrani).  Sesungguhnya Allah 
> > > tidak  memberi  petunjuk  kepada kaum  yang zhalim."  (Al Maidah 
> > >51).
> > >
> > >"Hai  orang-orang   yang  beriman!   Janganlah  kamu   jadikan 
> > >bapa-bapa kamu dan saudara-saudara kamu  sebagai pemimpin,  jika 
> > >mereka lebih suka kekufuran daripada iman. Karena barangsiapa di 
> > >antara  kalian  berbuat   demikian,  maka   mereka  itu   adalah 
> > >orang-orang yang zhalim." (At Taubah 23)
> > >
> > >Jelas di ayat di atas jika mereka adalah kafir (bukan Muslim), maka 
> > >kita diharamkan  mengangkat mereka  sebagai pemimpin  kita, meskipun 
> > >mereka adalah Ayah atau saudara  kandung kita  sendiri. Apalagi jika 
> > >mereka adalah orang Kristen yang sama sekali  asing bagi kita. Jika 
> > >kita tetap memilih  orang-orang Kristen  sebagai pemimpin (sebagaimana 
> > >yang overloaded  di PDI),  maka kita  akan digolongkan Allah sebagai 
> > >orang-orang yang zhalim  dan di  siksa di api neraka kelak.
> > >
> > >Dalam hal PEMILU ini maka  media masa  Kristen seperti  Kompas 
> > >(Katholik),  Suara  Pembaruan, Forum  Keadilan (Protestan),  dan 
> > >lain-lain  kemungkinan  akan memberikan  pemberitaan yang  lebih 
> > >simpatik  kepada  PDI  daripada  OPP Islam lainnya. Karenanya  jika 
> > >membaca media tersebut, mungkin kita akan mengalami sedikit bias 
> > >informasi.  Sebagai pembanding,  ada baiknya  hal ini  diimbangi 
> > >dengan  membaca  media  masa  Islam  seperti  Republika,  Ummat, 
> > >Terbit, Media Dakwah, dan lainnya.
> > >
> > >Bagi muslim yang membaca surat ini, harap informasi ini 
> > >disebar-luaskan kepada  muslim lainnya, agar umat Islam selamat dari 
> > >tipu-daya orang-orang kafir tersebut. Bukankah Nabi berkata, "Jika ada 
> > >suatu kemungkaran, cegahlah dengan tanganmu. Jika tak sanggup, 
> > >cegahlah dengan lidahmu. Tapi jika itupun tak sanggup, cegahlah dengan 
> > >hatimu. Tapi sesungguhnya diam itu adalah selemah-lemah iman."
> > >Fotokopilah tulisan ini atau sebarkan melalu fax ke berbagai 
> > >tempat(bisa pakai software Delrina Winfax) atau langsung ke teman2 
> > >terdekat anda. Sesungguhnya jika PDI (yang didominasi Kristen ekstrim 
> > >macam Theo Syafei yang menganggap ummat Islam sebagai musuh besar, 
> > >karena menurut dia ummat Islam ingin membasmi golongan Cina dan 
> > >Kristen) menang, maka ummat Islam akan mengalami pembantaian 
> > >habis-habisan seperti di Bosnia, Kupang, Timtim, dan Ambon. Theo 
> > >sebagai seorang militer tentu paham akan slogan "To kill or to be 
> > >killed." Jika dia telah menganggap Islam sebagai musuh, adalah wajar 
> > >jika dia berusaha lebih dulu untuk membunuh ummat Islam seperti di 
> > >Ambon, sebelum didahului ummat Islam. Semoga tipu-dayanya bisa 
> > >dibongkar oleh Allah SWT.
> > >Sebagai seorang Muslim, sudah kewajiban kita untuk memilih partai yang 
> > >membawakan aspirasi Islam seperti PPP, Partai Bulan Bintang, Partai 
> > >Keadilan, dll, bukan partai yang diketuai oleh Kristen fanatik yang 
> > >membenci Islam macam Theo Syafei.
> > >
> > >---------------------------------------------------
> > >Get free personalized email at http://www.iname.com
> > >
> > >
> > >
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> 
> 
> 
> 
> 


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke