assalamualaikum,
Ahad 14 Mei 1999 yang lalu saya melihat fenomena lucu, tapi juga aneh, dan
mungkin menyakitkan.Di bandung ada angkot yang di depannya di pasang
striker PDi yang bertuliskan Allahu Akbar 3x, tapi dispionnya ada
gantungan salib
bagaimana?
On Mon, 24 May 1999, Rachmasari, wrote:
>
>
> > -----Original Message-----
> > From: Mulyono [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Saturday, May 22, 1999 10:27 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Partai-Partai
> >
> >
> >
> > >From: Vera Florida <[EMAIL PROTECTED]>
> > >To: "'Mulyono'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > > "'Rusnita Saleh'"
> > > <[EMAIL PROTECTED]>,
> > > "'Supardi'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > > "'Suryadiningrat'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > > "'Vivien Avianti'" <[EMAIL PROTECTED]>,
> > > "'Susi Agnesi'" <[EMAIL PROTECTED]>
> > >Subject: FW: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Date: Fri, 12 Feb 1999 11:23:14 +0700
> > >X-Mailer: Microsoft Exchange Server Internet Mail Connector Version
> > 4.0.996.62
> > >
> > >
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >From: Delia
> > >Sent: Friday, February 12, 1999 11:07
> > >To: Anda Zulfan; Gunadi Hastowo; Suparno; Koestanto; Surati Ekowarsih;
> > >Vera Florida
> > >Subject: FW: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Importance: High
> > >
> > >FYI
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >From: Nugraha Adi Prasetya
> > >Sent: Wednesday, February 10, 1999 11:28 AM
> > >Subject: PDI: DOMINASI KRISTEN... DOMINASI ISLAM ???
> > >Importance: High
> > >
> > >ass.Wr.Wb.
> > >Saya bukan Anti PDI, bukan Anti demokrasi, bukan pula Anti Kristen...
> > >namun bagaimanapun kita ummat Islam. Kebaikan dan kebenaran memang ada
> > >dimana-mana... tapi untuk belajar dan memanfaatkan semua itu... kita
> > >nggak perlu terkagum-kagum pada Jargon-jargon Agama lain... yg
> > >sebenarnya umum terdapat pada setiap ideologi! Sangat cukup dengan
> > >menghormati keberadaannya. Tanpa berpartisipasi pada Jargon-jargon
> > >Politik berdasarkan "jiwa kepemimpinan yg tidak jelas" .
> > >Saya bukan Provokator... ini hanya himbauan... sekali lagi himbauan
> > >sebagai umat Islam kepada umat Islam yg lain, agar para generasi muda
> > >sadar sepenuhnya dalam memilih aspirasi politik yg mewakili keyakinan
> > >hidup lahir-batinnya... Islam harus terserap luar-dalam dalam aspirasi
> > >sosial/politis bagi ummat, sehingga memilih Pemimpin Negara yang
> > >"ISLAMI" adalah yang wajar dan tidak berlebihan, sebagai bukti bahwa
> > >kita mau belajar meyakini ajaran dan kekuatan Islam...kpd jalan hidup
> > >yg sebenar-benarnya...
> > >Demikian pun sbg Umat Islam kita harus menghormati aspirasi dan
> > >keyakinan umat lainnya... Silahkan baca ulasan berikut...dengan hati2
> > >,penuh seksama... dan berkepala dingin...
> > >Thanx a bunch J
> > >Wass.Wr.Wb.
> > >QnoYz beWizer
> > >"It is said that patience walks hand in hand with intelect,each
> > >supporting the other. The more intelect one possesses, the more one
> > >may understand the meaning of patience, and the essential logic
> > >behind it. Knowledge is the soul and patience the body, the
> > >foundation of bith is intellect."
> > >
> > >-----Original Message-----
> > >
> > >Sent: Tuesday, February 09, 1999 20:47
> > >To: Mail2news-19990209-soc.culture.indonesia+alt.culture.indonesia@anon
> >
> > >.lcs.mit.edu; [EMAIL PROTECTED]
> > >Subject: PDI: DOMINASI KRISTEN
> > >
> > >Megawati sekarang ini dicalonkan sebagai Presiden oleh PDI yang
> > >didominasi oleh golongan Kristen dan Sekuler Anti Islam seperti yang
> > >ada di Turki. Begitu dominannya orang-orang Kristen, sehingga banyak
> > >di antara mereka yang menduduki posisi penting, seperti Sekjen PDI
> > >yang dijabat oleh Alex Litaay (aktivis kristen), Litbang oleh Kwik
> > >Kian Gie, Aberson Marle Sihaloho, Yakob Nuwa Wea yang sering
> > >mengerahkan massa untuk demo, Mangara Siahaan, Sabam Sirait, Cornelis
> > >Lay, Theo Syafei (Ekstrimis Kristen yang menganggap Islam musuh besar,
> > >karena dia menuduh ummat Islam ingin membasmi Kristen dan Cina),
> > >Sembiring Meliala, dll. Sementara sebagian umat Islam yang ada di sana
> > >cuma jadi kroco-kroco tak berarti untuk jadi figuran demo yang
> > >menimpuki pendukung PDI Suryadi.
> > >Sementara segelintir umat Islam yang awam, seperti Ali Sadikin (yang
> > >pernah melegalisasi judi), mendukung Megawati lewat Barisan Nasional,
> > >begitu juga dengan beberapa jenderal Kristen, seperti Sembiring
> > >Meliala, Theo Syafei, dll. Spanduk-spanduk POSKO GOTONG ROYONG untuk
> > >mendukung PDI Mega bermunculan di hampir setiap kelurahan. Tak jarang
> > >ada juga Muslim yang tak tahu menahu tentang sejarah PDI serta
> > >kepengurusannya yang didominasi Kristen ikut memasang spanduk
> > >tersebut.
> > >Mengingat pendidikan Megawati yang rendah (cuma SMA), jelas Megawati
> > >ini cuma akan jadi boneka oleh orang-orang Kristen seperti Alex
> > >Litaay, Sabam, Aberson, dll, yang akan membuat kebijakan yang
> > >merugikan umat Islam.
> > >Sudah saatnya umat Islam, terutama para ulama, untuk saling
> > >mengingatkan agar kita jangan sampai memilih satu kelompok yang
> > >didominasi golongan Kristen untuk menguasai pemerintahan di Indonesia.
> > >Megawati sekarang sering menempati posisi pertama di berbagai polling
> > >Presiden yang diadakan oleh beberapa kelompok, karenanya para ulama
> > >dan cendekia Islam harus berusaha keras melalui tabligh akbar, ataupun
> > >facsimile ke lembaga-lembaga Islam, untuk menyebarkan informasi yang
> > >benar tentang PDI dan bahaya apa yang akan terjadi jika PDI yang
> > >didominasi golongan Kristen itu berhasil menguasai pemerintahan.
> > >Jika itu terjadi, tentulah banyak pejabat-pejabat Islam yang akan
> > >tersingkir, gerakan Kristenisasi semakin menjadi-jadi, sementara
> > >kebijakan yang bertentangan dengan Islam seperti pelarangan jilbab
> > >yang terjadi di Turki akan terulang kembali di sini.
> > >Berikut ini adalah tulisan saya mengenai PDI yang saya kutip dari
> > >berbagai majalah:
> > >
> > >PDI sebenarnya merupakan fusi dari partai Nasionalis dan partai
> > > Kristen seperti IPKI, PNI, Murba, Partai Katolik, dan Parkindo
> > >(Partai Kristen Indonesia). Dulu pimpinan PDI selalu dari golongan
> > >Kristen seperti Nico Daryanto, Sabam Sirait. Namun mengingat 87% dari
> > > jumlah pemilih adalah umat Islam, maka PDIpun berusaha memberi
> > > warna Islam" agar mereka bisa merebut suara dari pemilih Muslim.
> > >Sebab tanpa itu, maka mereka tidak akan mungkin bisa memenangkan
> > >Pemilu. Maka PDIpun segera membentuk lembaga "Islam" MMI (Majelis
> > >Muslimin Indonesia) yang sekarang dipimpin oleh tokoh PNI H Dimmi
> > >Haryanto.
> > >
> > >Sayangnya lembaga ini cuma sekedar kosmetik untuk menarik umat Islam
> > >memilih PDI. Anggota majelis ini dengan rajin melantunkan ayat-ayat
> > >Al Qur'an. Sementara poster slogan "Islam agamaku dan PDI pilihanku"
> > >juga dipasang di mana-mana. Kalau untuk PPP yang 100% anggotanya
> > >adalah Muslim, saya rasa slogan itu wajar. Tapi kalau PDI yang
> > >dominan dengan tokoh Kristen seperti Aberson, BN Marbun, Marcel
> > >Beding, Suko Waluyo, apa hal ini wajar? Slogan itu jelas tidak
> > >benar bagi para tokoh Kristen tersebut.
> > >
> > >Meskipun ada beberapa anggota PDI yang Muslim (biasanya dari partai
> > >Nasionalis yang abangan/KTP), namun mereka ini tak lebih sekedar
> > > menjadi vote getter. Suara mereka tidak begitu berpengaruh
> > >di PDI dan kalah vokal dengan tokoh-tokoh Kristen seperti Sabam
> > >Sirait, Nico Daryanto, Aberson, BN Marbun, Marcel Beding, Suko
> > > Waluyo, Alex Litaay, dsb. Karenanya banyak kebijaksanaan PDI
> > >yang bertentangan dengan aspirasi umat Islam di Indonesia (Ummat No.
> > >20, 1 April 1996).
> > >
> > >Tokoh Islam Lukman Harun (fungsionaris PP Muhammadiyah, PPP, dan
> > >ICMI) mengatakan: "PDI yang merupakan fusi dari beberapa partai
> > >dengan ideologi yang heterogen, selama ini lebih diwarnai oleh Kristen
> > >dan Katolik...Anehnya, pada Pemilu 1992, PDI tampil pula dengan
> > >slogan-slogan ke Islaman (tanpa ini, mustahil PDI yang didominasi
> > > Kristen sanggup memenangkan Pemilu yang 87% pemilihnya adalah
> > >Islam), setelah menolak "Peradilan Agama" dan RUU Pendidikan..."
> > >
> > >Sebenarnya pada majalah Ummat nomor sebelumnya dibahas secara panjang
> > > lebar mengenai borok PDI ini. Namun karena vokalnya anggota dan
> > >simpatisan PDI memprotes hal tsb, maka majalah Ummat menurunkan
> > >kembali tulisan tentang PDI dengan format yang lebih lunak.
> > >
> > >Pada Daftar Calon Sementara, dari ketiga OPP, ternyata jumlah Caleg
> > >Non Muslim jauh lebih banyak dibanding dengan yang Muslim. Jika di
> > >Sumsel, Bengkulu, dan Lampung yang mayoritas penduduknya beragama
> > >Islam terdapat Caleg Kristen pada pada DCS PDI, maka di Timtim dan
> > >Irian Jaya sama sekali tidak terdapat Caleg yang beragama Islam.
> > >
> > >Inilah contoh daerah dimana jumlah umat Islam mencapai 80%, tapi
> > >ternyata jumlah Caleg yang PDI yang Muslim hanya kurang dari 30%,
> > >yaitu daerah Kalbar dan Kalteng:
> > >
> > >Daerah Pemilihan Kalbar:
> > >PPP PDI
> > >
> > >1. H. Urai Faisal Hamid SH Drs. Sebastian Mas Sardi
> > >2. Drs Zainudin Isman H Darwis Abubakar
> > >3. H. Natsir Zubaidi Caecillia Sri Pudy A
> > >4. KH Cairuman Ar Rahbini Hierony Bulang BA
> > >5. KH Djalaludin HAS Leonardus Mijateng
> > >6. Kiai Mas'udi Drs H Ilham Sanusi
> > >7. dr H Ali Asfar Silvanus Sungkalang
> > >8. Saburi H Ahmad BA Makarius SH
> > >9. Sutarmidji SH Dra Evi mellianty
> > >10.Hasan Ahmad SH Ian Pribadie
> > >
> > >11.Drs Herman Rofi Namazi Noor
> > >12.M Ridha'ie SH Yohanes Djadjah
> > >13.H Syarif Abdullah Romulus Sintong
> > >14. H Ishaq Saleh Yohanes Kombongsuka
> > >
> > >Dari DCS di atas jelas bahwa meskipun di Kalbar itu Muslim
> > >mayoritas jumlahnya, tapi di PDI mereka cuma minoritas. Mereka cuma
> > >jadi vote getter belaka. Sekarang untuk DCS di Kalteng kita akan
> > >membandingkan PDI dengan GOLKAR biar lebih adil. Soalnya kalau
> > > dengan PPP yang Calegnya seluruhnya Islam, PDI jelas kebanting.
> > >
> > >Daerah Pemilihan Kalteng:
> > >GOLKAR PDI
> > >
> > >1. Ir. H. Sjahrani Sjahrin SE Metropole B Janguk
> > >2. Soelaeman Silam SE Mangasa Cyrus Sianipar
> > >3. Ir. H Imam M Muhardio Hardeman K Nyaring
> > >4. Adang Pamekas Cosmas Soemono
> > >5. Dra Hj Chairun Nisa MA Ir Pribadyo S
> > >6. H. Fakih Sjar'i BSc Samuel Mihing BA
> > >7. Ir Sarwono Kusumaatmadja Hidin S Rindong SE
> > >8. Drs. Waskito Sinly S Karras SH
> > >9. Dr. Ir. Irawadi Godfriend Junil Lambung SH
> > >10.Chris Kelana Borak Milton
> > >11.Ir Reinout Sylvanus Sulasmo
> > >12.H. Masran H Masjuhur Drs Darmus J Kiong
> > >
> > >(Sumber: Republika 21 dan 22 Januari 1997)
> > >Yah kalau di Golkar Muslimnya masih dominan bahkan beberapa di antara
> > > Calegnya adalah Haji dan Hajjah, maka di PDI sedikit sekali dan
> > >karena tidak ada yang Haji padahal mereka sebenarnya sudah mampu
> > >(sebagai Caleg masa tidak bisa), maka keimanannyapun patut
> > >dipertanyakan.
> > >
> > >Sedangkan untuk wilayah Irian Jaya dan Timtim, semua Caleg PDI adalah
> > > Kristen, padahal di PPP Calegnya semuanya Islam, sedangkan
> > >GOLKAR yang netral masih menyisakan Caleg Islam di kedua propinsi
> > >tersebut. Inikan jelas tidak adil.
> > >
> > >Jika di Kepartaian saja PDI sudah bersikap tidak adil terhadap umat
> > > Islam apalagi jika mereka berkuasa. Kemungkinan Para pejabat
> > > pemerintahan dan pegawainya serta anggota ABRI pasti mayoritasnya
> > > dipegang oleh orang-orang Kristen, sedangkan orang-orang Islam
> > >hanya menganggur belaka.
> > >
> > >Tidak heran karena kurangnya wakil Islam di PDI, maka dalam hal
> > >kebijaksanaan mengenai "Anak Angkat" dan "RUU Perkawinan", sikap PDI
> > > selalu berseberangan dengan GOLKAR dan Umat Islam.
> > >
> > >Dalam Al Qur'an dijelaskan bahwa wanita Muslim haram menikah
> > >dengan pria Non Muslim, pemerintah, GOLKAR, dan PPP sudah
> > >menyetujui RUU yang seseuai dengan ayat Al Qur'an tersebut, tapi
> > >ternyata PDI justru menolaknya. PDI ingin agar wanita Muslim
> > >diperbolehkan untuk menikah dengan pria Non Muslim. Inikan
> > >menginjak-injak ajaran Islam namanya. Tapi kalau sikap PDI
> > >sering bertentangan dengan Islam itu tidak mengherankan, karena
> > >kepengurusan PDI sendiri yang tergambar dalam DCS sekarang ini,
> > >terlalu didominasi oleh kelompok kristen. Dengan demikian
> > >aspirasi Islam jadi kurang terwakili di partai ini.
> > >
> > >Kalau di Indonesia, yang 87% penduduknya Muslim, jumlah
> > >pengurus PDI yang Muslim yang menjadi Caleg cuma sekitar 70%
> > >mungkin kita masih bisa menerima. Tapi ini ternyata kurang dari 50%.
> > >Inikan jelas tidak proporsional. Dibandingkan dengan OPP lainnya
> > > seperti PPP yang 100% Islam atau GOLKAR yang rada proporsional,
> > > cuma PDI-lah partai yang terlalu didominasi golongan Kristen.
> > >Kita mengetahui bagaimana Alex Litaay ngambek kalau dia tidak
> > >dijadikan Sekjen oleh Megawati.
> > >
> > >Di dalam Al Qur'an, kita diharamkan mengambil orang-orang kafir
> > >sebagai pemimpin. Berikut ini adalah ayat-ayat Al Qur'an tersebut:
> > >
> > >"Janganlah orang-orang Mukmin menjadikan orang Kafir sebagai
> > >pemimpin..."(Ali Imran 28).
> > >
> > >"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan
> > >orang-orang Kafir sebagai pemimpin..."(An Nisaa 144).
> > >
> > >"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan
> > >orang-orang Yahudi dan Nashrani sebagai pemimpin. Mereka hanya
> > >berhak memimpin golongan mereka. Barang siapa di antara kalian
> > >menjadikan mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya ia
> > >termasuk golongan mereka (Yahudi atau Nasrani). Sesungguhnya Allah
> > > tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zhalim." (Al Maidah
> > >51).
> > >
> > >"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan
> > >bapa-bapa kamu dan saudara-saudara kamu sebagai pemimpin, jika
> > >mereka lebih suka kekufuran daripada iman. Karena barangsiapa di
> > >antara kalian berbuat demikian, maka mereka itu adalah
> > >orang-orang yang zhalim." (At Taubah 23)
> > >
> > >Jelas di ayat di atas jika mereka adalah kafir (bukan Muslim), maka
> > >kita diharamkan mengangkat mereka sebagai pemimpin kita, meskipun
> > >mereka adalah Ayah atau saudara kandung kita sendiri. Apalagi jika
> > >mereka adalah orang Kristen yang sama sekali asing bagi kita. Jika
> > >kita tetap memilih orang-orang Kristen sebagai pemimpin (sebagaimana
> > >yang overloaded di PDI), maka kita akan digolongkan Allah sebagai
> > >orang-orang yang zhalim dan di siksa di api neraka kelak.
> > >
> > >Dalam hal PEMILU ini maka media masa Kristen seperti Kompas
> > >(Katholik), Suara Pembaruan, Forum Keadilan (Protestan), dan
> > >lain-lain kemungkinan akan memberikan pemberitaan yang lebih
> > >simpatik kepada PDI daripada OPP Islam lainnya. Karenanya jika
> > >membaca media tersebut, mungkin kita akan mengalami sedikit bias
> > >informasi. Sebagai pembanding, ada baiknya hal ini diimbangi
> > >dengan membaca media masa Islam seperti Republika, Ummat,
> > >Terbit, Media Dakwah, dan lainnya.
> > >
> > >Bagi muslim yang membaca surat ini, harap informasi ini
> > >disebar-luaskan kepada muslim lainnya, agar umat Islam selamat dari
> > >tipu-daya orang-orang kafir tersebut. Bukankah Nabi berkata, "Jika ada
> > >suatu kemungkaran, cegahlah dengan tanganmu. Jika tak sanggup,
> > >cegahlah dengan lidahmu. Tapi jika itupun tak sanggup, cegahlah dengan
> > >hatimu. Tapi sesungguhnya diam itu adalah selemah-lemah iman."
> > >Fotokopilah tulisan ini atau sebarkan melalu fax ke berbagai
> > >tempat(bisa pakai software Delrina Winfax) atau langsung ke teman2
> > >terdekat anda. Sesungguhnya jika PDI (yang didominasi Kristen ekstrim
> > >macam Theo Syafei yang menganggap ummat Islam sebagai musuh besar,
> > >karena menurut dia ummat Islam ingin membasmi golongan Cina dan
> > >Kristen) menang, maka ummat Islam akan mengalami pembantaian
> > >habis-habisan seperti di Bosnia, Kupang, Timtim, dan Ambon. Theo
> > >sebagai seorang militer tentu paham akan slogan "To kill or to be
> > >killed." Jika dia telah menganggap Islam sebagai musuh, adalah wajar
> > >jika dia berusaha lebih dulu untuk membunuh ummat Islam seperti di
> > >Ambon, sebelum didahului ummat Islam. Semoga tipu-dayanya bisa
> > >dibongkar oleh Allah SWT.
> > >Sebagai seorang Muslim, sudah kewajiban kita untuk memilih partai yang
> > >membawakan aspirasi Islam seperti PPP, Partai Bulan Bintang, Partai
> > >Keadilan, dll, bukan partai yang diketuai oleh Kristen fanatik yang
> > >membenci Islam macam Theo Syafei.
> > >
> > >---------------------------------------------------
> > >Get free personalized email at http://www.iname.com
> > >
> > >
> > >
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)