"Astaghfirullahu rabbii wa Atuubu Ilaihi"... Padahal saya sudah bertahun-tahun mengucapkan kata-kata ini tapi kok ya masih saja mengulang-ulang dosa yang sama ya? :-(. Barangkali karena saya benar-benar tidak tahu arti kata tersebut atau memiliki pengertian yang salah.... Dari tulisan Abah ini (serta juga dulu tulisan Om Sigit mengenai taubat) pelan-pelan saya mulai menyadari arti kata "Astaghfirullah" dan "Atuubu Ilaihi" tersebut. Terusin Abah, tulisan ini memang cocok buat orang yang haus ..... > ---------- > From: Abah Hilmy[SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Friday, 18 June 1999 19:13 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [Tasawuf] Bimbingan Praktis Tasawuf - 2 > > Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. > > Setelah melakukan langkah dalam BPT-1, maka yang perlu kita waspadai dari > diri kita adalah melakukan "dosa", baik aspek Rasa, Karsa (keinginan), > Cipta (pikiran) maupun Karya. > > Perhatikanlah setiap langkah dan sikap kita, apakah kita melakukan > "dosa-dosa" tersebut atau tidak. Apabila suatu saat kita menyadari > melakukan sebuah kesalahan, maka bersegeralah kita melakukan langkah dalam > BPT-1 (Mohon Ampun, Taubat dan Memperbaiki Diri). > > Kalaulah kita tidak cukup mengerti berbagai macam hukum syariah tentang > suatu hal, langkah yang pertama dan utama yang selalu kita lakukan adalah > bercermin dengan hati kita. > Selalu melihat hati ketika akan dan setelah melakukan sesuatu. > > Apakah hati kita gundah? > Apakah hati kita takut, apabila yang kita lakukan diketahui orang lain? > Apakah hati kita merasa bersalah bila melakukan hal tersebut? > > Berhati-hatilah dengan dosa. > > Ketika kita menganggap perbuatan dosa yang kita lakukan kecil, maka dosa > tersebut akan sangat besar nilainya di sisi Allah. > Ketika kita menganggap perbuatan dosa yang kita lakukan besar, maka dosa > tersebut nilainya kecil di sisi Allah. > > Untuk itulah ketika kita menyadari melakukan sebuah kesalahan... > Bersegeralah untuk memohon ampunan kepada-Nya. > Bersegeralah untuk bertaubat kepada-Nya. > Dan bersegeralah untuk berusaha memperbaiki diri. > > Yang membedakan orang yang bertaqwa dengan yang tidak, adalah ketika ia > menyadari melakukan perbuatan dosa, ia segera memohon ampun. > > > > > ABAH HILMY > - mail: [EMAIL PROTECTED] > - phone: 0411-883976 > > +++++++ > Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau > ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha > Bijaksana. (QS. 2:32) > > > --------------------------------------------------------------------- > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] > Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] > Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P) > > > > > --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
