Assalaamu'alaykum ww. Bisakah Hati Suci Terpedaya? Serial Kera Sakti yang ditayangkan Indosiar tadi malam (21 Juni 1999) cukup menarik dan mengusik saya untuk bertanya dan menjadikan topik bahasan kita. Singkat cerita begini, rombongan kera sakti tiba di suatu daerah yang menakjubkan, di tepi danau yang di tengahnya menjulang gunung yang sangat tinggi hingga seolah-olah menyangga langit. Gunung itu sangat aneh, yaitu tegak lurus menjulang bagaikan tiang / pencil. Sang guru merasa takjub dan yakin bahwa gunung yang berada di hadapan mereka adalah gunung L...(?) tempat Budha bersemayam dengan kitab suci yang sedang mereka cari-cari. Karuan saja seluruh anggota rombongan bersukacita karena tujuan mereka hampir terwujud, kecuali, seperti biasa, si kera sakti Sun Go Kong yang membantah bahwa gunung itu bukanlah gunung yang dimaksud sang guru. Alasannya, tidaklah mungkin mereka sudah dekat dengan tujuan karena mereka belum lagi melewati rintangan-rintangan yang lain. Akan tetapi sang guru amat yakin, meski Sun Go kong juga yakin akan pendapatnya. Mereka kemudian mendaking gunung hingga ke puncak dan menemukan kuil tempat sang Budha bersemayam. Ketika mereka akan masuk, Sun Go Kong kembali menghalangi. Kemudian mereka masuk dan menemui sang Budha yang sedang bertapa. Saat mereka hendak memberikan hormat, Sun Go Kong melakukan tindakan yang kurang sopan, yaitu melompat menaiki pundak Budha sambil mengatakan bahwa Budha tersebut adalah Budha palsu. Jika tidak, maka sang Budha harus bisa menjawab pertanyaan "kalimat apa yang ditulis Budha di telapak tangan Sun Go Kong 500 tahun silam ketika ia diusir dari nirwana". Sang "Budha" tidak bisa menjawab malah berkata bahwa mata Sun Go Kong bisa tertipu. Ternyata sesungguhnya, sang "Budha" adalah seekor kera setengah dewa dan setengah siluman yang sangat sakti, bahkan sudah bisa menguasai kera-kera di sunia. Itulah sebabnya mereka semua tertipu. Alih-alih mendapatkan kitab suci, kini Sun Go Kong terperangkap dalam genta. Apakah Sun Go Kong bisa melepaskan diri dari persoalan tersebut....? Silakan tonton Kera Sakti hari Rabu mendatang...he...he...he... Pertanyaan saya, jika beberapa waktu lalu Pak Sunarman pernah memposting bahwa sang Guru adalah perumpamaan hati yang suci yang selalu cenderung pada kebenaran, sedangkan Sun Go Kong perumpamaan akal, maka bisakah hati yang suci terpedaya hingga tersesat? Bagaimana bisa...? Lalu, apakah akal akan dapat menjadi penolong untuk mengeluarkan diri dari kesesatan. Dan, tentu saja...mengapa...ya...? Atas sambutannya, saya haturkan terima kasih. Wassalaamu'alaykum ww. Jaret Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
