Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mohon maaf tulisan agak panjang
-------------------------------
Pandangan (bahkan prinsip) hidup "Tuhan telah mati" agaknya merupakan fakta dan
fenomena yg terjadi di sebagian besar masyarakat dunia, tidak saja masy. Barat
yang Nasrani atau sekuler, namun juga masy. Ind. Ada tulisan menarik yg pernah
saya baca dari Fazlur Rahman dan kemudian diteruskan oleh Khatami, maaf saya
agak lupa detilnya, namun kurang lebih intinya seperti ini:
"Kendati pada masa Pasca-Perang Dingin ancaman besar komunis telah
runtuh, masy. Barat Nasrani tidak serta merta keluar menjadi pemenang.
Berakhirnya Perang Dingin yang diikuti oleh runtuhnya pemerintahan
komunis Soviet justru semakin mengukuhkan kemenangan aliran pemikiran
Marxis."
"Salah satu asumsi Marxisme tentang revolusi proletar memang
terfalsifikasikan (karena tidak pernah terwujud bukan ?!). Namun, asumsi
lainnya yang memandang mns. sbg alat2 produksi justru semakin
dipraktekkan. Masy. semakin disibukkan oleh masalah2 ekonomi, seperti
bisnis, kompetisi, cost & benefit, sehingga manusia lupa akan waktu,
amal, ibadah, akhirat, mati, dan bahkan Tuhan-nya ( Tuhan telah mati dari
hidup mereka dan mungkin juga kita ! ). Manusia akhirnya dianggap tidak
lebih sebagai unit2 ekonomi yg bergerak ( ini tidak berbeda jauh dengan
asumsi Marxis, bahwa manusia adalah alat2 produksi )."
Pernah juga saya temukan pemikiran yg lebih heboh lagi, seorang rekan saya
pernah bilang bahwa dia tidak percaya pada Tuhan, Tuhan tidak ada bedanya
dengan (maaf) setan sebab hanya menimbulkan perasaan bersalah dan berdosa.
Lakukan apapun yg kamu anggap benar, apapun yg kamu lakukan adalah benar
sepanjang kamu merasa demikian. Dia sendiri berterimakasih kepada Niestzche
karena telah membuka pikiran dan hatinya (bayangkan !).
Allahua'lam bishawab
Wings'
______________________________________________________________________________
Yang menjadi pertanyaan adalah, benarkah Allah telah mati?
Pertanyaan ini tentu tidak memerlukan jawaban secara langsung.
Karena pernyataan itu bukan merupakan pertanyaan yang harus dijawab
tapi lebih mengarah pada seruan untuk introspeksi diri.
Kenyataan membuktikan bahwa banyaknya orang yang tidak perduli atau
bahkan tidak mengenal Allah itu karena memang Allah telah mati dalam
hati mereka. Tentu hal ini karena beberapa faktor baik individu itu
sendiri, keluarga, maupun lingkungan sosialnya.
>From [EMAIL PROTECTED]
om
Return-Path: <tasawuf-return-1900-Wing_Antariksa=jkt-necsei1.ccgw.nec.co.jp@indo
global.com>
Received: from mailsv3.nec.co.jp (mailsv3.nec.co.jp [10.7.68.92])
by gmsjp35.gms.nec.co.jp (8.8.8+2.7Wbeta7/3.6W/CCGW-NEC/98110313) with ESMT
P id WAA21645
for <[EMAIL PROTECTED]>; Fri, 2 Jul 1999 22:43:18 +
0900 (JST)
Received: from TYO9.gate.nec.co.jp ([192.168.1.201]) by mailsv3.nec.co.jp (8.9.3
/3.7W-MAILSV3-NEC) with ESMTP
id WAA17452 for <[EMAIL PROTECTED]>; Fri, 2 Jul 199
9 22:43:18 +0900 (JST)
Received: from merpati.indoglobal.com (merpati.indoglobal.com [202.146.0.241])
by TYO9.gate.nec.co.jp (8.9.3/3.7W99062811) with SMTP id WAA13954
for <[EMAIL PROTECTED]>; Fri, 2 Jul 1999 22:43:11 +
0900 (JST)
Received: (qmail 10657 invoked by uid 508); 2 Jul 1999 12:12:26 -0000
Mailing-List: hubungi/contact [EMAIL PROTECTED]
Precedence: bulk
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
X-Provider: http://www.indoglobal.com
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
Received: (qmail 10636 invoked from network); 2 Jul 1999 12:12:22 -0000
From: [EMAIL PROTECTED]
X-Lotus-FromDomain: SEAGATE@INTERNET
To: [EMAIL PROTECTED]
Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 2 Jul 1999 19:12:28 +0800
Mime-Version: 1.0
Content-type: text/plain; charset=us-ascii
Content-Disposition: inline
Subject: [Tasawuf] Allah Telah Mati !!!!
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)