Assalamu alaikum wr.wb.
Beberapa hari yang lalu di media massa terutama media electronic, atmosfir
nusantara dipenuhi oleh modulasi-modulasi pro dan kontra soal gambar/foto
diri Para Artis yang digelar dalam nuansa nuansa yang sangat menggetarkan
iman dalam artian setengah bugil, dan bahkan 100 % bugil.
Sebagai kaum Adam yang dilengkapi dengan perangkat hawa nafsu yang lebih
sensitif dibanding kaum hawa,....saya masih sangat yakin bahwa tidak semua
kaum adam normal yang tertarik atau maaf (terangsang) begitu melihat gambar2
bugil para artis, apa terlebih hambah-hambah Allah yang berada didalam pagar
lahan Tasawuf ini. Biasanya kaum Adam itu tertarik kepada wanita-wanita yang
sangat menjaga dan memelihara aurat dari terpaan sorot mata, atau wanita
yang
berbusana muslimah (tidak terlalu tertutup dan tidak juga terlalu terbuka)
atau
istilah kerennya wanita muslim yang sederhana.
Ketika sedang hangatnya masyarakat ribut-ribut gambar bugil para artis,
saya
amati dalam milis ini, belum ada insan tasawuf yang mencoba mengangkat topik
protes atas pagelaran bugil ini, padahal kita semua tahu bahwa banyak juga
sahabat-sahabat kaum hawa didalam milis tasawuf....., namun setelah
mengorbit
nya topik ini, semoga mendapat sorotan-sorotan terutama dari kaum hawa.
Sebagai kaum Adam saya sangat menyesali pernyataan seorang Artis cantik dan
muslimah lagi "Ineke Koesherawaty" yang mengatakan dengan nada setengah
membentak "Aku seneng dan bangga melihat foto-nya Sophia Lachuba,..pokoknya
bagus deh,..hmmm bagus bangat,...sangat artistik", begitu katanya saat
wawancara
dengan crew Check & Recheck minggu lalu dilayar kaca, dengan mimik wajah
yang
merah menyimpan malu dan berusaha mengucapkan kata2 yang bertentangan
dengan suara hati bathin-nya, sekedar menghalau rasa keterpojokan
mungkin........
Uachhh...saya sangat juengkel ketika sore itu mendengar ucapan2nya yang
malah
berusaha membelah tudingan-tudingan negatif yang ditujukan kepada para artis
pelaku berfoto bugil itu. Saking terpancing amarah,..hampir saja saya
lempar layar
kaca TV dengan Remote yang tergenggam ditanganku,...untung ada bisikan dalam
hati yang berusaha membujuk..."jangan mas...sabar, sabar, pesawat TV-mu ini
kan
belum lunas cicilannya,..ntar kalo dilempar malah remuk layar kacanya,
gimana.....
ayo..mau beli lagi..? . saya tersentak dan sadar sendiri,..mestinya kan
yang protes
itu wanita, karena harkat dan martabatnya telah dirobek dan diinjak-injak
oleh sesama
kaumnya yang sudah silau akan kenikmatan dunia, dan mereka telah melupakan
dari mana asal dirinya,...sehingga mereka merasa bangga setinggi langit akan
per
buatannya,...sungguh zaman sudah edan.......
Wabillahi taufiq walhidayah, Wassalamu 'alaikum wr.wb..
H.Nading
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)