BismilLahirRahmaanirRahiim
Assalaamu'alaykum ww.

Rekan-rekan yang terhormat,

Ada suatu pertanyaan (persoaalan) yang mampir di benak saya. Sepintas tampak 
"remeh-temeh" namun bisa berkaitan dengan mainstream pembahasan kita selama ini.

Begini: 
Seandainya seseorang mengamalkan suatu, anggap saja, "wirid" yang bunyinya ngawur, 
misal "hong-wi-la-heng" sebanyak detak jantungnya setiap hari. Kemudian, ia juga 
mengamalkan puasa mutih selama beberapa hari (40 hari). Ia juga berkhalwat - nyepi - 
di tempat-tempat keramat. Ia juga menjaga seluruh tubuhnya agar tidak ternoda oleh 
hal-hal yang memalingkan diri dari "wirid" "hong-wi-la-heng"-nya.

Kita bisa menganggap bahwa apa yang dilakukannya betul-betul ngawur dan tanpa 
bimbingan yang bisa dipertanggungjawabkan oleh guru manapun. Yang penting bahwa ia 
tidak mau mengalihkan diri dan batinnya dari "wirid" "hong-wi-la-heng", sehingga 
setiap saat ia hanya "iling" dengan "hong-wi-la-heng"

Rekan-rekan mungkin menganggap ini mengada-ngada saja. Akan tetapi saya hanya 
memancing pembahasan lebih lanjut.....yaitu....kemungkinan apa yang bisa menimpa diri 
orang tersebut. Bisa saja orang lain menilai dia itu "gendeng" tetapi bisa saja ia 
merasa bahwa jiwanya melesat ke angkasa menemui kebahagiaan "hong-wi-la-heng".

Saya pernah membaca tulisan bahwa jiwa manusia itu sebenarnya sama sehingga olah jiwa 
yang berasal dari bagian mana pun asal bertujuan menyucikan jiwa bisa bertemu pada 
suatu waktu meski kemudian akan berseberangan lagi.

Atas perhatiannya, saya haturkan terima kasih.

Wassalaam
Leo Yuliawan


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke