Assalamu'alaikum Wr. Wb.
>1. Apakah seseorang itu dapat disebut selamat ketika ia di-PHK, atau
>meninggal ?
>2. Bagaimana dengan pemahaman seseorang bahwa keselamatan Allah itu
>mencakup
>pula keadaan-keadaan berikut:
> - korupsi atau berbuat maksiat lain, tetapi selamat
> - tidak shalat, tidak menjalankan ibadah, tetapi selamat
>Bukan jawaban YA atau TIDAK yang saya harapkan, tetapi
argumentasinya.
Yang kita butuhkan disini bukanlah sebuah argumentasi.
Apakah kita bisa berprasangka baik terhadap Allah?
Segala yang kita rasakan sebagai suatu keburukan, tidaklah demikian di sisi
Allah, karena segala yang ada pada sisi Allah adalah selalu merupakan suatu
kebaikan, hanya saja kita belum bisa langsung merasakannya.
Cobalah dzikir kepada-Nya dengan mengucapkan Subhanallah sebanyak-banyaknya,
apa yang kita pikirkan dengan kalimat itu?
Terjemahan dari Subhanallah secara bebas adalah Maha Suci Allah, pemahaman
yang didapat adalah hanya Allah yang memiliki kesucian yang sebenarnya.
Dengan pengertian yang seperti ini, maka segala hasil karya Allah tidaklah
memiliki cacat sedikitpun.
Wallahualam bs.
Wassalam,
H.Denny Prasetya T./Cilegon
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)