On Sat, 18 Dec 2004 15:36:43 -0500, boy avianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Beberapa minggu lalu sempat ngalamin kejadian seperti ini. > > Di "Canadian Centre for Architecture", Montreal ada koleksi bagus dan > lengkap foto2 arsitektur Indonesia abad 18. > > Mencari informasi seperti ini di Indonesia susahnya minta ampun, eh > tahu2 di seberang samuderat, 12 jam perbedaan waktu ada koleksi yang > sangat lengkap.
he, jadi inget tahun 1994 bikin proyek digitalisasi koleksi Von Romondt, dosen Arsitektur tempo doeloe koleksinya terdiri dari buku-buku bergambar (ukuran A2), foto hitam putih (kalo gak hati-hati kertasnya bisa patah), film negatif berbentuk kaca tipis (ukuran beragam), semuanya berisi dokumen gambar (gambar kerja, denah, perspektif, foto) sebelum era Modernisme didigitasi dengan scanner A4 legendaris Epson GT-8000, kemudian distich di Aldus PhotoStyler, film negatif saat itu belum tahu mencetaknya gimana (jadi hanya dibersihkan saja), belum sampai setengah proyek dihentikan karena tak ada sumbangan sedikitpun dari jurusan atau ITB. akhirnya semua benda peninggalan tsb kembali masuk gudang, entah sekarang mungkin sudah semakin berjamur -- Jay adalah Yulian -- http://yulian.firdaus.or.id
