On Fri, 24 Dec 2004 05:13:47 -0800, Made Wiryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sebetulnya nggak usah pusing-pusing koq. utk save as pdf > atau ps bisa manfaatin pstool, Kalau hanya sekedar buat PDF di Windows, saya pakai gabungan Redmon, Ghostscript, dan pdftool. Hasilnya adalah sebuah "printer" yang bisa dipilih dari menu.. Tinggal di-print (aplikasinya apa saja)(, nanti dia tanya nama filenya. Langsung jadi PDF. > > Bahkan filenya bisa diedit dengan tangan dan didebug > > dengan menggunakan ghostview! > > File postscript yg bener (bukan data raster yg ditulis di file > postscript) bisa kita edit pakai text editor koq. Memang biasanya saya edit dengan menggunakan vi, kemudian di-run untuk melihat hasilnya di ghostscript. Dulu di tempat saya banyak PostScript hackers (standar buku bacaan adalah buku Postscript yang warna biru, lupa judulnya. Kalau sudah advance naik warna bukunya ... saya lupa merah atau hijau. he he he.) Dulu ada lomba buat postscript file yang aneh-aneh. Ada kawan saya yang buat program untuk mengakali printer yang kuno sehingga biar ngeprint 5 copy tetap dihitung satu kali. he he he. Ada yang buat generator kartu nama. Tinggal ganti nama kemudian diprint menjadi beberapa kartunama yang bisa dipotong-potong. Kemudian lanjutannya adalah cover untuk kaset dan CD. Kalau saya ... salah ngehack filenya sehingga oleh sang printer disangka teks file (ASCII) sehingga dia ngeprint berlembar-lembar isinya teks nggak jelas (membatik) he he he. Yaitu... baris pertamanya bukan %! he he he. Tadinya saya kira menambahkan grafik/gambar sudah ada metoda baru. Ternyata masih pakai PostScript juga? -- budi
