Seperti dituliskan oleh Koen (saya gatel pengen nulis co.ro he he he)
sebetulnya rekan-rekan di sini memang tulen geek.
Cirinya:
- susah komunikasi dengan orang non teknis
- menganggap remeh orang yang tidak ngerti teknis
- sangat ingin precise dengan hal-hal yang teknis
he he he. It's good and bad.

Kadang-kadang saya bingung juga kalau ditanya orang
(penyelenggara acara, media, dsb.) tentang siapa yang bisa
kasih presentasi tentang XYZ di umum.
Pilihannya siapa lagi ya?

Kayak kemarin, Sun minta ada pembicara dari komunitas
untuk kasih presentasi tentang open source.
Mereka minta nama baru (jangan hanya mas Rusmanto saja
katanya, he he he, artinya mas Rusmanto dianggap sebagai
yang bisa menjembatani nih).
Saya kasih nama Priyadi dan Andika, tapi mereka takut
kalau Pri/Andika ngomongnya kebawa teknis. he he he.
Akhirnya saya "ngahuleng" mikir ... give up.

Tapi ... biarlah. Nggak harus berubah kok.
Hanya perlu mengerti saja bahwa ada cara pandangan 
yang beda sehingga media memilih nara sumber yang
menurut mereka lebih accessible (at the cost of not
being correct!?%#@).

Jadi jangan marah kalau mr. gbt jadi nara sumber.
whuahaha...  Ok folks?

-- budi

Kirim email ke