On Tue, 11 Jan 2005 12:55:06 +0900, baskara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On Wed, 05 Jan 2005 17:18:22 -0600, [EMAIL PROTECTED] > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Er... NOAA sudah memperingatkan negara2 yang terkait dalam selang waktu > > beberapa menit saja setelah gempa terdeteksi - tapi entah kenapa, mereka > > cuek : > > http://www.noaanews.noaa.gov/stories2004/s2357.htm > > Kemarin saat melihat liputan di CNN juga diperlihatkan sebuah > print-out dengan peringatan tertulis kemungkinan besar terjadi > tsunami. Saya rasa BMG juga sudah menerima peringatan itu. Masalahnya, > bagaimana menyampaikan itu hingga ke individu-individu yang lugu, > tidak tahu apa-apa, alat komunikasi pun tidak punya, yang ada di > sepanjang pantai. Sejauh ini saya lihat BMG hanya bisa memberitahukan
Justru ini tampaknya "kurang" dari Early Warning System yg seakrang lagi rame didiskusiin, masalah utama bagaimana _mengkomunikasikan_ ke publik luas, sedikit sekali jadi perhatian. Ini termasuk bagaimana suatu sumber informasi dapat dipercaya, bagaimana trusted model untuk sistem informasi di lingkungan seperti Indonesia (publik lebih percaya mana, press rilis institut riset dari USA, atau kata pak Ulama di kampung ?) Faktor lain, kalau toh informrasi bisa disebarkan ke publik, berapa kecepatan untuk melakukan evakuasi ?? Jangan-jangan Early Warning System hanya cuma untuk memuaskan keingin tahuan ilmuwan untuk memecahkan masalah mereka sendiri he he he IMW
