On Thu, 13 Jan 2005 16:35:47 +0700, N e o <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Barangkali dengan kontak ke [EMAIL PROTECTED]
> > dapat lebih menjelaskan maksud dan tujuan bergabung. Kalau
> > pihak moderator tetap keberatan dengan alasan bahwa forum tsb.
> > tidak dianggap cocok, ya bagaimana lagi... itu kan hak pengelola
> > "mailing list".
>
> oh, saya menulis bahwa saya sakit hati karena memang itu yang
> sebenarnya, nggak pengen dianggap sok emotionless (itulah kenapa saya
> kagum dengan race vulcan atau suka dengan data di startrek). tapi
> kadar sakit hatinya cuma sedikit kok, tidak sampai saya harus sampai
> menanyakan ke owner milis tersebut kenapa ditolak, anggap aja seperti
> yang pakcik tulis, memang tidak diundang dalam pesta pernikahan dan
> ditolak kehadirannya, hehe.
Maaf mungkin ada 1 hal yang perlu dipahami dalam hal ditolak/diterima
(saya bukan owner atau moderator dari technomedia). Ada beberapa hal
1. Tidak semua orang tahu siapa dan aktifitas kita, jadi wajar saja dalam
memperkenalkan bila kita sebutkan siapa kita/aktitias kita. Jangan harapkan
cuma dengan nulis URL dari blog kita sudah cukup.
2. Jangan "underestimate" diri sendiri dalam mempekenalkan diri
sendiri (he he hpenyakit
ini seperti mendarah daging di kita). Beberapa kali saya harus
merevisi CV rekan rekan
yg ingin apply scholarship, atu cari Profesor karean CV-nya atau
surat perkenalannya
terlalu "rendah diri".
Tapi juga jangan "sok yakin"
Bukan karena technomedia itu milis "eksklusiv" atau "pengen ekslusiv"
tapi itu adalah hal yang lumrah khan. Di dunia nyata sekalipun.
Kalau kita masuk ke lingkungan yang tidak kenal kita, mau nggak mau
kita memperkenalkan diri dulu. Jangan karena kita yang banyak
menghabiskan waktu di depan Internet, maka kita harapkan orang lain
sudah tahu kita.
Seperti saya ceritakan saya sering memberi tahu si A, si B ini bisa
jadi narasumber X, Y, Z dan mereka akan diinvite koq. Jadi biasanya
alasannya hanya karena tidak tahu saja latar belakang Anda.
IMW