On Thu, 13 Jan 2005 19:34:20 -0500, boy avianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nah, bukankah lebih nyaman kalau sebuah 'antarmuka' tidak perlu > dipelajari lagi? Sudah ada begitu saja, tinggal pakai tanpa harus > belajar. Contoh paling sederhana (walaupun agak rumit juga sih > sebenarnya) adalah telpon. (Bukan ponsel tapi telpon tuts tekan model > lama). Kebanyakan orang kan tidak perlu diajari cara menggunakan > telpon model itu, tinggal tekan nomornya dan halo-halo. Pembantu saya pernah saya kasih tahu, kalau telfonnya bunyi diangkat ya ! Bener-bener diangkat semuanya (bukan gagangnya !!!). Ini terjadi lho. Justru analisis seperti inilah yg masih langka dalam bahasa User Interface saat ini. > Sekarang di jaman (yang katanya) informasi ini harusnya sebuah > 'antarmuka' itu tidak perlu 'dipelajari' lagi. Intuitif, bahasa > kerennya. Contoh paling bagus produk baru yang antarmukanya intuitif > antara lain iPod dan iPod Shuffle. Tidak perlu belajar lama-lama bisa > langsung manggut-manggut mendengarkan lagu. Intuitif itu tetap bagi sekelompok orang. Contoh favorit saya adalah mouse, banyak orang bilang mouse sangat intutitv, orang akan megang seperti _normal_nya. He he he kalo ngalami ngelatih orang pakai komputer di daerah, akan sering ketemu contoh-contoh ajaib pegang mouse ini. Ada yg dibalik , dg alasan, tikus khan buntutnya (kabelnya) di belakang, Ada yg pegang mouse dengan dua tangan. Ada yg pakai mouse digerakinya di monitor komputer bukan di atas mouse pad. IMW
