The_Eye_In_The_Sky wrote:
>
> Kalo Oraclenya under maintenance contract atau warranty support dan
> diinstall di lingkungan Enterprise Linux yang diapprove Oracle,
kudunya
> 1st call-nya lari ke Oracle, kecuali kalo P1 call hardware dimana
> mesinnya tewas. Mungkin waktu itu kejadiannya install Linux dan
> Oraclenya barengan yah? Jadi tidak bisa dipisahkan siapa yang salah.
Kan
> bisa tuh kalo install Linux dulu, lalu burn test, baru install
Oracle,
> bari ketahuan. Walau IMHO aneh juga, mestinya userland apps tidak
bikin
> hardware restart
>


Nah itu masalahnya 'mas, kita waktunya mepet banget. Rencana "go live"
saja sudah mundur 2x jadi ngak punya kebebasan waktu untuk install
satu-satu dan nunggu untuk identifikasi masalah.

Kita udah ngetes di mesin lain (bukan proliant) untuk intall linux dan
oracle yg hasilnya tidak ada masalah.


> > 3.  Setelah diupgrade kernel dan dikasih patch2 dari HP akhirnya
sudah
> > mulai kelihatan "stable"nya sampai saat hari ini (uptime 7 hari)
>
> Linux-nya apa yah?
>


RHEL 2.1
Kenapa ngak pake 3.0? IASnya masih versi 9.1r1 yg tidak (atau belum)
certified/support untuk RHEL 3.0 terpaksa yg mesin untuk Oracle DB
dipasang RHEL 2.1 untuk keseragaman untuk memudahkan kita support. Dan
lagipula juga dari pihak aplikasinya belum banyak clientnya yg make
RHEL 3.0 jadi kita ngak berani juga.


> > Moral of the story: Ketahui prioritas anda dan pastikan juga
"waktu"
> > ada di posisi anda. Kalau tidak yakin dan waktu tidak ada di posisi
> > anda, silahkan nanya2 harga dan konfigurasi Superdome saja ;p
>
> Mungkin juga sebelum pembeli, sales vendor anda diminta kasih POC
(Proof
> of Concept)


Sebetulnya kita sudah minta itu dan memang RHEL 2.1 + Proliant dan RHEL
2.1 + Oracle sudah certified. Kemungkinannya (dan juga penghiburan
diri) kita cuman dapet "bad batch hardware" aja tapi ngeliat di forum
HP banyak juga yg dapet masalah seperti kita dengan "no bullet proof
solution".


> >
> >
> > nb: Oracle Unbreakable? Saya baru saja ngebuat corrupt 1 tablespace
di
> > database HR gara2 ketololan saya :(
>
> eh boleh tahu apa nih sebabnya, bukan "rm -rf /" kan?

Salah di Oracle nya sih, gara2 "alter database datafile '....' resize
xxxMB" yg ternyata space di partisi itu sudah habis. Terpaksa harus
begadang lagi untuk restore backup.

BTW, anda kelihatannya kerja di vendor/consultant. Apakah ada client yg
memakai superdome? Kalau ada, bisa tolong ceritakan pengalamannya
terutama tentang TCO/ROInya.

Untuk balik ke topik awal masalah support Oracle + Linux dalam situasi
saya.
+ Pastikan anda membeli hardware yg me-'certified' OS anda. Dalam
situasi saya orang HP (Indonesia) cukup kooperatif, teknisinya
(hardware) mau datang ke tempat saya di remote site (walau harus
dibujuk2 dulu gara2 dia takut naik pesawat kecil). Tapi kalau sudah
masalahnya bukan di hardware mereka tidak bisa troubleshoot jadi mereka
harus buat ticket dan escalate ke singapore/worldwide.
Untungnya solusi yg mereka kasih cukup bagus dan mereka selalu
me-maintain kita dengan menelpon menanyakan bagaimana kabar servernya
dengan intensitas yg cukup sering.

+ Lupakan support langsung dari Redhat karena memang cukup susah dalam
hal waktu dan jarak jadi biarkan saja vendor hardware yg berbicara
dengan mereka untuk mencari solusinya. Tapi juga harus dipastikan
apakah kondisi dan timetable-nya ini sesuai dengan prioritas anda.

+ Kalau anda punya cukup budget, cobalah untuk memakai OS yg
resourcenya cukup banyak di Indonesia seperti HPUX. Mesin2 kami yg lain
dan yg akan kami beli (dan sudah datang) memakai HPUX dan ngeliatin
cara kerja teknisi dan supportnya memang kelihatan "they know what they
are doing". Sering kita ngebuat ticket di call-center dan 5 menit
kemudian sudah dapet telp balik dengan aksen melayu atau filipina.
Ketenangan hati dan pikiran adalah "priceless".

+ Tetapi kalau anda ingin memaksimalkan TCO + ROI dan punya resource yg
cukup cobalah untuk memakai Linux (walau bisa nantinya beda2 tipis
juga). Tapi jangan korbankan "users" anda dengan memakai resource
(orang) yg tugasnya membantu mereka karena untuk merekalah (users) anda
berkerja dan dibayar (lebih/mahal).
(Isn't that what support is all about? ;p )

--alex

Kirim email ke